Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN EKONOMI SYARIAH DALAM MENGATASI MASALAH STRUKTURAL DEMOKRASI INDONESIA, DENGAN STUDI KOMPARATIF DI MALAYSIA Erika Dwi Andini; Eko Ribawati
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 1 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Januari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/61b2tq52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekonomi syariah dalam mengatasi masalah struktural demokrasi di Indonesia melalui studi komparatif dengan Malaysia. Demokrasi di Indonesia masih dihadapkan pada ketimpangan ekonomi, lemahnya tata kelola, dan rendahnya efektivitas distribusi kesejahteraan. Ekonomi syariah, dengan prinsip keadilan (al-‘adl), kemaslahatan (maslahah ‘ammah), dan amanah, diyakini dapat menjadi solusi dalam memperkuat demokrasi yang berkeadilan dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi komparatif melalui analisis dokumen, kebijakan, serta data sekunder terkait zakat, wakaf, perbankan syariah, fintech syariah, dan sukuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Malaysia memiliki sistem ekonomi syariah yang lebih terintegrasi karena dukungan kelembagaan yang kuat dan kebijakan publik yang konsisten. Sebaliknya, Indonesia masih menghadapi tantangan berupa lemahnya koordinasi, literasi keuangan syariah yang rendah, serta pengelolaan aset produktif yang belum optimal. Namun, potensi Indonesia sangat besar untuk menjadi pelopor demokrasi ekonomi berbasis syariah melalui penguatan instrumen seperti zakat produktif, wakaf tunai, Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS), dan Green Sukuk. Integrasi ekonomi syariah dalam pembangunan nasional dinilai mampu memperluas partisipasi publik dan mewujudkan demokrasi yang berkeadilan serta berorientasi pada kesejahteraan sosial.