Spodoptera exigua, a member of the Lepidoptera order and the Noctuidae family, has the ability to rapidly attack leek plants (Allium fistulosum L.). The goal of this study was to use B. bassiana on A. fistulosum to determine the death rate of S. exigua larvae. A completely randomized design (CRD) was used, with four treatments: P0 (control), P1 (conidia concentration 106/ml), P2 (conidia concentration 107/ml), and P3 (conidia concentration 108/ml). Repeat four times. Each replication consisted of ten larvae. A total of 160 S. exigua larvae were required. The observation findings showed that each concentration had a different LT50 value. Based on the LT50 data, treatment with a concentration of 108/ml effectively suppressed 50% of the larvae within 4 days. Significant temporal differences were detected for each conidia concentration. On the fourth day after application, a high mortality rate was observed in treatment P3 (conidia concentration of 108/ml), indicating a consistent daily larval mortality rate. The attack intensity reached 30% in just four days with a conidia concentration of 108/ml (P3), followed by P2 (107/ml) and P1 (106/ml). The mortality rate of S. exigua larvae increases linearly with conidia concentration. Keywords: Spodoptera exigua, Beauveria bassiana, Allium fistulosum L. Abstrak. Spodoptera exigua tergolong ordo Lepidoptera, famili Noctuidae. S. exigua dapat menyerang tanaman tanaman bawang daun (Allium fistulosum L.) dengan cepat dalam waktu yang singkat. Tujuan penelitian ini adalah aplikasi B. bassiana pada A. fistulosum untuk mendapatkan tingkat mortalitas larva S. exigua. Completely randomized design (RAL) 4 perlakuan, terdiri atas: P0 (control), P1 (konsentrasi konidia 106/ml), P2 (konsentrasi konidia 107/ml), dan P3 (konsentrasi konidia 108/ml). Ulangan empat kali. Sampel disetiap ulangan terdiri atas 10 larvae. Total larvae yang diperlukan yaitu sebanyak 160 larva S. exigua. Hasil pengamatan mengindikasikan bahwa setiap konsentrasi memiliki nilai LT50 yang bervariasi. Dari data LT50 yang diperoleh, perlakuan dengan konsentrasi 108/ml sangat cepat mengendalikan 50 persen larvae dalam waktu 4 hari. Perbedaan waktu signifikan disetiap konsentrasi konidia yang diterapkan. Pada hari keempat setelah aplikasi, tingkat mortalitas yang signifikan terjadi pada perlakuan P3 (konsentrasi konidia 108/ml), menunjukkan tingkat mortalitas larva yang stabil setiap harinya. Intensitas serangan mencapai 30% hanya dalam empat hari dengan penggunaan konsentrasi konidia 108/ml (P3), selanjutnya P2 (konidia 107/ml), dan P1 (konidia 106/ml). Semakin tinggi konsentrasi konidia linier terhadap mortalitas level larva S. exigua. Kata kunci: Spodoptera exigua, Beauveria bassiana, Allium fistulosum L.