Rahman, Elan Zaelani
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV PADA MATA PELAJARAN IPAS DI MI DARUL HUDA LEWIHPAPAN Selpiyana, Selpiyana; Munawaroh, Siti; Asiah, Siti; Kosasih, Kosasih; Rahman, Elan Zaelani
Ta'dibiya Vol 3 No 2 (2023): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v3i2.72

Abstract

The importance of active participation from all stakeholders, including parents and the local community in supporting the implementation of MI Darul Huda Lewihpapan Pandeglang Merdeka Curriculum is also an important part of the findings. The close relationship between the school and the community is proven to support the achievement of the Merdeka Curriculum goals, which focus on developing students' holistic skills. The results of this study provide valuable insights for policy makers, educators, related to MI Darul Huda Lewihpapan Pandeglang, Banten, The theoretical approach in this study refers to the concept of learning competence as the main foundation for evaluating the implementation of Merdeka Curriculum at MI Darul Huda Lewihpapan Pandeglang. Learning competencies are understood as a collection of skills, knowledge, and attitudes that create the basis for the achievement of learning objectives. This theory is used to detail how Merdeka Curriculum can shape and improve learners' learning competencies. The research method applied in this study is a qualitative approach. The choice of this method is based on the need to explore participants' understanding and understand the dynamics of interaction between educators and learners. Through in-depth interviews, observations, and content analysis, this study aims to understand more deeply how the implementation of the independent curriculum at MI Darul Huda Lewihpapan is optima and how the independent curriculum affects learners' skills and independence. Qualitative data helps identify changes in learning strategies, learner learning experiences, and classroom dynamics that may arise as a result of implementing the Merdeka Curriculum. By combining learning competency theory and qualitative research methods, this study seeks to provide an in-depth understanding of the implementation of Merdeka Curriculum in Pandeglang, one of which is MI Darul Huda Lewihpapan. The results are expected to contribute to the development of more effective education policies and open the door to further research in curriculum development that is responsive to local needs.
SISTEM PONDOK PESANTREN SALAFI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS KEPRIBADIAN SANTRI AL JADID PADARINCANG CIOMAS SERANG Maryam, Siti; Hasanudin, Hasanudin; Rahman, Elan Zaelani
Ta'dibiya Vol 4 No 1 (2024): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v4i1.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran secara empiris mengenai sistem pendidikan pondok pesantren khususnya pada pondok pesantren salafi Al Jadid Ciomas dalam pembentukan kepribadian santri dan juga pelaksanaan pendidikan pondok pesantren salafi Al Jadid Ciomas dalam pembentukan kepribadian santri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah obsevasi, interview, dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis, penulis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu berupa data-data yang tertulis atau wawancara secara lisan dari orang yang terlibat dalam pondok pesantren tersebut serta perilaku yang di amati, sehingga dalam hal ini penulis berupaya mengadakan penelitian yang bersifat menggambarkan secara menyeluruh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pondok pesantren ini telah melakukan praktek langsung mengenai akhlakul karimah, hal ini dapat dilihat dari kegiatan-kegiatan keagamaan seperti dzikir, tadarus al-Qur’an, istighosahan dan lain sebagainya. Dengan demikian sistem pendidikan pondok pesantren dalam pembentukkan kepribadian santri di pondok pesantren salafi Al Jadid Ciomas adalah sistem salaf (tradisional), sedangkan kurikulum yang digunakan adalah kurikulum yang dirancang oleh pondok pesantren salafi Al Jadid Ciomas itu sendiri
PEMANFAATAN APLIKASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) UNTUK PEMBELAJARAN INTERAKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Jamal, Syukron; Hidayatullah, Agus; Hasanudin, Hasanudin; Rahman, Elan Zaelani
Ta'dibiya Vol 5 No 1 (2025): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v5i1.174

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memberikan gambaran seputar pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) dalam metode pembelajaran pendidikan agama islam. Hasil penelitian dapat menjadi pedoman dalam memanfaatkan aplikasi AI seperti ChatGPT, DataBot, Socratic, Lumen5, dan Formative AI mewujudkan pembelajaran pendidikan agama islam menjadi lebih menarik dan mudah dipahami serta dimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Strategi pemanfaatan aplikasi AI dalam metode pembelajaran pendidikan agama islam dapat dimplentasikan dalam metode pembelajaran aktif antara guru dan siswa sehingga terbangun kegiatan belajar mengajar kreatif, elaboratif dan adaptif berbasis data bakat, minat dan kebutuhan peserta didik tanpa mengesampingkan aspek etika dan peran penting pendidik sebagai contoh tauladan sebagaimana yang menjadi karakteristik pendidikan Islam.
INTEGRASI NILAI AKHLAK, ADAB, DAN MAQĀṢID SYARĪ‘AH DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN Jamal, Syukron; Rahman, Elan Zaelani; Hasanudin, Hasanudin
Ta'dibiya Vol 5 No 2 (2025): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v5i2.235

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Namun, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan Islam sering kali masih berorientasi pada aspek teknis dan efisiensi pembelajaran, tanpa diimbangi dengan integrasi nilai-nilai fundamental Islam. Padahal, pendidikan Islam tidak hanya bertujuan mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk akhlak, menanamkan adab, serta mewujudkan tujuan-tujuan maqasid syari‘ah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep integrasi nilai akhlak, adab, dan maqāṣid syarī‘ah dalam pemanfaatan teknologi pendidikan Islam. Dengan pendekatan konseptual dan normatif-kritis terhadap literatur pendidikan Islam, teknologi pendidikan, serta kajian maqasid syari‘ah, hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi dalam pendidikan Islam harus diposisikan sebagai wasilah (sarana), bukan tujuan, yang penggunaannya diarahkan untuk menjaga agama (hifz al-din), mengembangkan akal (hifz al-‘aql), serta melindungi nilai-nilai kemanusiaan peserta didik. Integrasi nilai akhlak dan adab menjadi fondasi etis dalam membentuk sikap bertanggung jawab, literasi digital yang beradab, dan kesadaran moral dalam penggunaan teknologi. Penelitian ini menawarkan model konseptual integrasi nilai Islam dalam teknologi pendidikan sebagai upaya menjaga keseimbangan antara inovasi pembelajaran dan pembentukan karakter Islami di era digital.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM UPAYA MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV PADA MATA PELAJARAN IPAS DI MI DARUL HUDA LEWIHPAPAN Selpiyana, Selpiyana; Munawaroh, Siti; Asiah, Siti; Kosasih, Kosasih; Rahman, Elan Zaelani
Ta'dibiya Vol 3 No 2 (2023): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v3i2.72

Abstract

The importance of active participation from all stakeholders, including parents and the local community in supporting the implementation of MI Darul Huda Lewihpapan Pandeglang Merdeka Curriculum is also an important part of the findings. The close relationship between the school and the community is proven to support the achievement of the Merdeka Curriculum goals, which focus on developing students' holistic skills. The results of this study provide valuable insights for policy makers, educators, related to MI Darul Huda Lewihpapan Pandeglang, Banten, The theoretical approach in this study refers to the concept of learning competence as the main foundation for evaluating the implementation of Merdeka Curriculum at MI Darul Huda Lewihpapan Pandeglang. Learning competencies are understood as a collection of skills, knowledge, and attitudes that create the basis for the achievement of learning objectives. This theory is used to detail how Merdeka Curriculum can shape and improve learners' learning competencies. The research method applied in this study is a qualitative approach. The choice of this method is based on the need to explore participants' understanding and understand the dynamics of interaction between educators and learners. Through in-depth interviews, observations, and content analysis, this study aims to understand more deeply how the implementation of the independent curriculum at MI Darul Huda Lewihpapan is optima and how the independent curriculum affects learners' skills and independence. Qualitative data helps identify changes in learning strategies, learner learning experiences, and classroom dynamics that may arise as a result of implementing the Merdeka Curriculum. By combining learning competency theory and qualitative research methods, this study seeks to provide an in-depth understanding of the implementation of Merdeka Curriculum in Pandeglang, one of which is MI Darul Huda Lewihpapan. The results are expected to contribute to the development of more effective education policies and open the door to further research in curriculum development that is responsive to local needs.
SISTEM PONDOK PESANTREN SALAFI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS KEPRIBADIAN SANTRI AL JADID PADARINCANG CIOMAS SERANG Maryam, Siti; Hasanudin, Hasanudin; Rahman, Elan Zaelani
Ta'dibiya Vol 4 No 1 (2024): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v4i1.139

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran secara empiris mengenai sistem pendidikan pondok pesantren khususnya pada pondok pesantren salafi Al Jadid Ciomas dalam pembentukan kepribadian santri dan juga pelaksanaan pendidikan pondok pesantren salafi Al Jadid Ciomas dalam pembentukan kepribadian santri. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah obsevasi, interview, dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisis, penulis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu berupa data-data yang tertulis atau wawancara secara lisan dari orang yang terlibat dalam pondok pesantren tersebut serta perilaku yang di amati, sehingga dalam hal ini penulis berupaya mengadakan penelitian yang bersifat menggambarkan secara menyeluruh. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pondok pesantren ini telah melakukan praktek langsung mengenai akhlakul karimah, hal ini dapat dilihat dari kegiatan-kegiatan keagamaan seperti dzikir, tadarus al-Qur’an, istighosahan dan lain sebagainya. Dengan demikian sistem pendidikan pondok pesantren dalam pembentukkan kepribadian santri di pondok pesantren salafi Al Jadid Ciomas adalah sistem salaf (tradisional), sedangkan kurikulum yang digunakan adalah kurikulum yang dirancang oleh pondok pesantren salafi Al Jadid Ciomas itu sendiri
PEMANFAATAN APLIKASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) UNTUK PEMBELAJARAN INTERAKTIF PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Jamal, Syukron; Hidayatullah, Agus; Hasanudin, Hasanudin; Rahman, Elan Zaelani
Ta'dibiya Vol 5 No 1 (2025): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v5i1.174

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memberikan gambaran seputar pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) dalam metode pembelajaran pendidikan agama islam. Hasil penelitian dapat menjadi pedoman dalam memanfaatkan aplikasi AI seperti ChatGPT, DataBot, Socratic, Lumen5, dan Formative AI mewujudkan pembelajaran pendidikan agama islam menjadi lebih menarik dan mudah dipahami serta dimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Strategi pemanfaatan aplikasi AI dalam metode pembelajaran pendidikan agama islam dapat dimplentasikan dalam metode pembelajaran aktif antara guru dan siswa sehingga terbangun kegiatan belajar mengajar kreatif, elaboratif dan adaptif berbasis data bakat, minat dan kebutuhan peserta didik tanpa mengesampingkan aspek etika dan peran penting pendidik sebagai contoh tauladan sebagaimana yang menjadi karakteristik pendidikan Islam.
INTEGRASI NILAI AKHLAK, ADAB, DAN MAQĀṢID SYARĪ‘AH DALAM PEMANFAATAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN Jamal, Syukron; Rahman, Elan Zaelani; Hasanudin, Hasanudin
Ta'dibiya Vol 5 No 2 (2025): Ta'dibiya: Jurnal Agama dan Pendidikan Islam
Publisher : Staisman Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61624/japi.v5i2.235

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pendidikan Islam. Namun, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan Islam sering kali masih berorientasi pada aspek teknis dan efisiensi pembelajaran, tanpa diimbangi dengan integrasi nilai-nilai fundamental Islam. Padahal, pendidikan Islam tidak hanya bertujuan mentransfer pengetahuan, tetapi juga membentuk akhlak, menanamkan adab, serta mewujudkan tujuan-tujuan maqasid syari‘ah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep integrasi nilai akhlak, adab, dan maqāṣid syarī‘ah dalam pemanfaatan teknologi pendidikan Islam. Dengan pendekatan konseptual dan normatif-kritis terhadap literatur pendidikan Islam, teknologi pendidikan, serta kajian maqasid syari‘ah, hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi dalam pendidikan Islam harus diposisikan sebagai wasilah (sarana), bukan tujuan, yang penggunaannya diarahkan untuk menjaga agama (hifz al-din), mengembangkan akal (hifz al-‘aql), serta melindungi nilai-nilai kemanusiaan peserta didik. Integrasi nilai akhlak dan adab menjadi fondasi etis dalam membentuk sikap bertanggung jawab, literasi digital yang beradab, dan kesadaran moral dalam penggunaan teknologi. Penelitian ini menawarkan model konseptual integrasi nilai Islam dalam teknologi pendidikan sebagai upaya menjaga keseimbangan antara inovasi pembelajaran dan pembentukan karakter Islami di era digital.