Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Guru melalui Kebijakan Promosi dan Penghargaan di KB-TK Islam Al Azhar 28 Solo Baru Salsabila Qurratu’ain ‘Abidah
JURNAL AKADEMIK EKONOMI DAN MANAJEMEN Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jaem.v2i4.7656

Abstract

Teacher motivation is a key factor influencing the quality of learning. The principal plays a strategic role in enhancing teacher motivation through effective promotion and reward policies. This study aims to describe the principal’s strategies in improving teacher motivation using a qualitative case study approach at an Islamic early childhood institution in Sukoharjo. Data were collected through interviews, observation, and documentation, and analyzed through data reduction, display, and conclusion drawing. The results show that the principal improves teacher motivation through a transparent promotion system, non-material rewards, and a supportive work environment. These strategies enhance teachers’ enthusiasm, loyalty, and responsibility. Thus, well-managed promotion and reward policies effectively strengthen teacher motivation and improve educational quality.
Integrasi Nilai-Nilai Qur’ani dan Budaya Sekolah dalam Pembentukan Karakter Siswa Joko Prihantoro; Anggri Miftahul Jannah; Salsabila Qurratu’ain ‘Abidah; Muhammad Zaky Maturrizky; Supandi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi nilai-nilai qur’ani yang terintegrasi dengan budaya sekolah dalam pembentukan karakter moral dan spiritual siswa di MTs Negeri 3 Boyolali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, berfokus pada siswa kelas 7 yang berada pada tahap awal remaja dan membutuhkan pembinaan moral yang kuat. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan guru mata pelajaran PAI dan non-PAI, siswa, serta orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan kegiatan religius seperti salat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, dan doa bersama mampu menumbuhkan kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab pada diri siswa. Guru berperan sebagai teladan (uswah hasanah) dalam menanamkan nilai-nilai qur’ani, sedangkan keterlibatan orang tua memperkuat kebiasaan religius di rumah. Meskipun terdapat hambatan seperti ketidakkonsistenan siswa dan pengaruh lingkungan luar, penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai qur’ani dengan budaya sekolah menjadi kerangka komprehensif dan berkelanjutan bagi pendidikan karakter di madrasah. Integrasi ini membentuk peserta didik yang seimbang antara kecerdasan spiritual dan sosial.