Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Strategi Manajemen Konflik Dalam Membangun Kualitas Hubungan Interpersonal Guru-Siswa Di MTSN 3 Boyolali Joko Prihantoro; Baidi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2810

Abstract

Hubungan interpersonal yang harmonis antara guru dan siswa merupakan fondasipenting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Konflik yang tidakterselesaikan dapat mengganggu proses pembelajaran dan mempengaruhikesejahteraan psikologis peserta didik maupun pendidik. Oleh karena itu,penerapan strategi manajemen konflik yang efektif diperlukan untuk membangundan meningkatkan kualitas hubungan interpersonal guru-siswa. Penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di MTsN 3Boyolali. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi,kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwapenerapan strategi komunikasi terbuka, mediasi, dan pembinaan emosionalmampu mengurangi konflik dan meningkatkan hubungan interpersonal yangpositif. Disarankan agar pihak sekolah lebih aktif dalam pelaksanaan pelatihanmanajemen konflik dan memperkuat kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua.  
Integrasi Nilai-Nilai Qur’ani dan Budaya Sekolah dalam Pembentukan Karakter Siswa Joko Prihantoro; Anggri Miftahul Jannah; Salsabila Qurratu’ain ‘Abidah; Muhammad Zaky Maturrizky; Supandi
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi nilai-nilai qur’ani yang terintegrasi dengan budaya sekolah dalam pembentukan karakter moral dan spiritual siswa di MTs Negeri 3 Boyolali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, berfokus pada siswa kelas 7 yang berada pada tahap awal remaja dan membutuhkan pembinaan moral yang kuat. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan guru mata pelajaran PAI dan non-PAI, siswa, serta orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan kegiatan religius seperti salat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, dan doa bersama mampu menumbuhkan kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab pada diri siswa. Guru berperan sebagai teladan (uswah hasanah) dalam menanamkan nilai-nilai qur’ani, sedangkan keterlibatan orang tua memperkuat kebiasaan religius di rumah. Meskipun terdapat hambatan seperti ketidakkonsistenan siswa dan pengaruh lingkungan luar, penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai qur’ani dengan budaya sekolah menjadi kerangka komprehensif dan berkelanjutan bagi pendidikan karakter di madrasah. Integrasi ini membentuk peserta didik yang seimbang antara kecerdasan spiritual dan sosial.