Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi nilai-nilai qur’ani yang terintegrasi dengan budaya sekolah dalam pembentukan karakter moral dan spiritual siswa di MTs Negeri 3 Boyolali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, berfokus pada siswa kelas 7 yang berada pada tahap awal remaja dan membutuhkan pembinaan moral yang kuat. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan guru mata pelajaran PAI dan non-PAI, siswa, serta orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan kegiatan religius seperti salat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, dan doa bersama mampu menumbuhkan kedisiplinan, kejujuran, dan tanggung jawab pada diri siswa. Guru berperan sebagai teladan (uswah hasanah) dalam menanamkan nilai-nilai qur’ani, sedangkan keterlibatan orang tua memperkuat kebiasaan religius di rumah. Meskipun terdapat hambatan seperti ketidakkonsistenan siswa dan pengaruh lingkungan luar, penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai qur’ani dengan budaya sekolah menjadi kerangka komprehensif dan berkelanjutan bagi pendidikan karakter di madrasah. Integrasi ini membentuk peserta didik yang seimbang antara kecerdasan spiritual dan sosial.
Copyrights © 2026