Kepemimpinan transformatif menjadi salah satu faktor kunci dalam meningkatkan kapasitas sekolah untuk beradaptasi terhadap perubahan dan mendorong terciptanya inovasi berkelanjutan. Pemimpin yang transformatif tidak hanya berfokus pada pencapaian tujuan jangka pendek, tetapi juga pada pembentukan visi masa depan yang jelas, pemberdayaan guru, serta pembangunan budaya kolaboratif yang mampu merespons dinamika lingkungan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana praktik kepemimpinan transformatif dapat memperkuat karakter adaptif dan inovatif pada satuan pendidikan. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini mengidentifikasi empat peran utama pemimpin transformatif: menginspirasi visi bersama, memotivasi tenaga pendidik melalui dukungan individual, membangun lingkungan belajar yang menghargai kreativitas, serta memfasilitasi perubahan organisasi secara terstruktur. Hasil kajian menunjukkan bahwa sekolah yang dipimpin oleh kepala sekolah dengan karakter transformatif cenderung lebih cepat beradaptasi dengan teknologi baru, lebih terbuka terhadap strategi pembelajaran inovatif, dan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung eksperimen pedagogis. Selain itu, kepemimpinan transformatif terbukti dapat meningkatkan komitmen guru terhadap pengembangan profesional berkelanjutan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan transformatif memiliki kontribusi signifikan dalam membangun sekolah yang responsif, adaptif, dan inovatif. Implikasi dari temuan ini mendorong perlunya penguatan kapasitas kepemimpinan di sekolah agar mampu menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21