Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum yang mencakup pembelajaran intrakurikuler yang lebih beragam dan berfokus pada konten secara lebih efektif, memberikan siswa lebih banyak waktu untuk mengeksplorasi topik dan meningkatkan kompetensi. Selama proses pembelajaran, guru mempunyai pilihan untuk menggunakan berbagai alat bantu pembelajaran untuk mempersonalisasi pembelajaran sesuai kebutuhan dan minat belajar siswa. SDN 015 Tarakan merupakan salah satu sekolah yang menggunakan Kurikulum Merdeka. Understanding by Design (UbD) merupakan rancangan pengetahuan mendalam yang menggunakan alur desain mundur untuk mengingat tugas-tugas yang harus diselesaikan sehingga guru dapat merencanakan kegiatan untuk menyelesaikannya, disebut juga pelatihan terencana. UbD digunakan sebagai desain alternatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan mengintegrasikan ketiga komponen tersebut dan membalikkan urutan desain pembelajaran: menyusun tujuan pembelajaran terlebih dahulu, kemudian pertanyaan penilaian, dan terakhir langkah pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti maka dapat disimpulkan bahwa kelayakan modul ajar berbasis Understanding by Design yang ditinjau melalui tahap validasi ahli kurikulum, ahli materi dan ahli bahasa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli kurikulum mencapai presentase 82%, validasi materi mencapai presentase 86%, dan validasi bahasa mencapai presentase 88%. Berdasarkan hasil tersebut maka, modul ajar berbasis Understanding by Design sangat layak dengan rata-rata kelayakan 85,3 % dan dapat diterapkan bagi guru dalam pembelajaran