Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui bagaimana kemampuan pemahaman konsep siswa setelah pembelajaran strategi REACT pada materi matriks. 2) Mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa setelah pembelajaran strategi REACT pada materi matriks dan 3) Mengetahui pembelajaran dengan strategi REACT dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 4 Kota Ternate. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel yaitu 30 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen tes berbentuk tes uraian. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif yaitu Pedoman Acuan Patokan berdasarkan kategori kemampuan pemahaman konsep dan perhitungan Gain ternormalisasi serta statistik inferensial dengan menggunakan uji Wilcoxon Match Pairs Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kemampuan pemahaman konsep siswa kelas XI MIPA4 SMA Negeri 4 Kota ternate setelah diterapkannya pembelajaran dengan strategi REACT diperoleh 13% kualifikasi sangat baik, 23% baik, 17% cukup, 20% kurang, dan kualifikasi kurang sekali sebesar 27%. 2) Hasil perhitungan Gain ternormalisasi diperoleh nilai N-gain yaitu 0,45 yang berarti peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa berada pada interpretasi sedang. Berdasarkan hasil statistik inferensial menggunakan uji wilcoxon match pairs test dengan bantuan program SPSS 23 for windows diperoleh nilai sig. 0,000 (sig. ˂ α = 0,05). Hal ini berarti terdapat peningkatan kemampuan pemahaman konsep siswa setelah pembelajaran strategi REACT pada materi matriks.