Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Epistemologi Dalam Filsafat Pendidikan Islam Manurung, Azhar Azmi; Zulfi, Syifa; Noorhayati, Siti Mahmudah; Yahanan, Yahanan
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep epistemologi dalam filsafat pendidikan Islam, meliputi sumber dan validitas pengetahuan, serta pendekatan epistemologi bayani, irfani, dan burhani. Epistemologi dalam pendidikan Islam memiliki kekhasan tersendiri karena tidak hanya mengandalkan rasio dan empirisme sebagaimana tradisi Barat, tetapi juga menempatkan wahyu sebagai sumber kebenaran absolut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur-literatur primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber pengetahuan dalam epistemologi pendidikan Islam terdiri dari tiga pilar utama: ayat-ayat ilahiyah (Al-Qur'an dan Sunnah), ayat-ayat insaniyah (potensi akal, indera, hati, dan fitrah manusia), dan ayat-ayat kauniyah (fenomena alam semesta). Validitas pengetahuan dalam Islam diukur bukan hanya dari aspek rasionalitas dan empirisitas, tetapi juga dari kesesuaiannya dengan nilai-nilai tauhid, moral, dan tujuan spiritual. Ketiga pendekatan epistemologi—bayani (tekstual), irfani (intuitif-spiritual), dan burhani (rasional-empiris)—saling melengkapi dalam membentuk fondasi epistemologi pendidikan Islam yang holistik dan integratif. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang mengintegrasikan ketiga pendekatan epistemologi tersebut secara seimbang agar menghasilkan peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual, kematangan moral, dan kesadaran akan tanggung jawab sebagai khalifah Allah di muka bumi