Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Blended Learning pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Era Digital Manurung, Azhar Azmi
Analysis Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/j.analysis.v3i1.1452

Abstract

Penerapan model pembelajaran Blended Learning dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan salah satu upaya untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Blended Learning dalam proses pembelajaran PAI, serta dampaknya terhadap efektivitas pembelajaran dan kualitas pemahaman siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Blended Learning dalam PAI meningkatkan partisipasi siswa, memperkaya pengalaman belajar, dan mempermudah pemahaman materi. Penerapan model ini juga memanfaatkan teknologi untuk memfasilitasi akses informasi yang lebih cepat dan interaktif. Kesimpulannya, Blended Learning dapat menjadi model yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan Agama Islam di era digital.
Epistemologi Dalam Filsafat Pendidikan Islam Manurung, Azhar Azmi; Zulfi, Syifa; Noorhayati, Siti Mahmudah; Yahanan, Yahanan
Cermat : Jurnal Cendekiawan dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi Vol. 2 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : SMA Negeri 1 Bangkinang Kota

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cermat.v2i1.118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep epistemologi dalam filsafat pendidikan Islam, meliputi sumber dan validitas pengetahuan, serta pendekatan epistemologi bayani, irfani, dan burhani. Epistemologi dalam pendidikan Islam memiliki kekhasan tersendiri karena tidak hanya mengandalkan rasio dan empirisme sebagaimana tradisi Barat, tetapi juga menempatkan wahyu sebagai sumber kebenaran absolut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap literatur-literatur primer dan sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber pengetahuan dalam epistemologi pendidikan Islam terdiri dari tiga pilar utama: ayat-ayat ilahiyah (Al-Qur'an dan Sunnah), ayat-ayat insaniyah (potensi akal, indera, hati, dan fitrah manusia), dan ayat-ayat kauniyah (fenomena alam semesta). Validitas pengetahuan dalam Islam diukur bukan hanya dari aspek rasionalitas dan empirisitas, tetapi juga dari kesesuaiannya dengan nilai-nilai tauhid, moral, dan tujuan spiritual. Ketiga pendekatan epistemologi—bayani (tekstual), irfani (intuitif-spiritual), dan burhani (rasional-empiris)—saling melengkapi dalam membentuk fondasi epistemologi pendidikan Islam yang holistik dan integratif. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan kurikulum pendidikan Islam yang mengintegrasikan ketiga pendekatan epistemologi tersebut secara seimbang agar menghasilkan peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual, kematangan moral, dan kesadaran akan tanggung jawab sebagai khalifah Allah di muka bumi
LITERATUR REVIEW: KONSEP STUDENT CENTERED LEARNING DALAM DESAIN PEMBELAJARAN PAI ABAD 21 Manurung, Azhar Azmi; Elvina; Zaitun; Khairiah, Siti
Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Cerdik: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa, Fakultas Ilmu Budaya, Universita Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jcerdik.2026.005.02.03

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) abad 21 menuntut pendekatan yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman. Salah satu pendekatan yang dinilai relevan adalah student centered learning yang menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif dalam proses pembelajaran. Permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran PAI selama ini adalah masih dominannya pendekatan berpusat pada guru, sehingga pembelajaran cenderung bersifat verbalistik dan kurang melibatkan peserta didik secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep student centered learning dalam desain pembelajaran PAI abad 21 melalui kajian literatur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka, dengan sumber data berupa buku teks, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa desain pembelajaran berbasis student centered learning memiliki landasan filosofis dan teoretis yang kuat, sejalan dengan tujuan PAI dalam membentuk peserta didik yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia. Pendekatan ini mendorong pembelajaran yang aktif, dialogis, reflektif, dan kontekstual, serta mampu meningkatkan motivasi, kemandirian, dan keterlibatan peserta didik. Dengan demikian, student centered learning merupakan pendekatan yang relevan dan strategis dalam desain pembelajaran PAI abad 21.