Febriansyah, Muhammad Iqbal
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Teknologi Tepat Guna Inovatif dalam Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Bank Sampah Sebagai Strategi Pembangunan Lingkungan Berkelanjutan Kurnianingsih, Fitri; Muzwardi, Ady; Putri, Ririn Deswita; Wandarizqa, Nabila; Saputra, M. Rizky Indrawan; Febriansyah, Muhammad Iqbal
Jurnal Pengabdian Negeri Vol. 2 No. 4 (2025): Desember, 2025
Publisher : CV. Austronesia Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69812/jpn.v2i4.203

Abstract

Persoalan timbulan sampah dan lemahnya tata kelola komunitas menyebabkan Bank Sampah Berkah di Kelurahan Sei Jang, Kota Tanjungpinang, belum efektif, ditandai ketidakrapian administrasi, pembagian peran yang belum jelas, keterampilan produksi terbatas, sarana pengolahan minim, serta pemasaran yang sempit. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan bank sampah sekaligus memperkuat ekonomi sirkular lokal melalui penerapan teknologi tepat guna inovatif dan penguatan kapasitas warga. Metode dilaksanakan secara partisipatif melalui lima tahapan: koordinasi-sosialisasi, pelatihan kelembagaan dan manajemen (struktur, SOP, buku kas), pelatihan teknis produksi (pemilahan, kompos, kerajinan), penerapan teknologi tepat guna dan penguatan pemasaran (mesin pencacah plastik, komposter, alat cetak paving, katalog dan media sosial), serta monitoring-evaluasi (pre/post-test, evaluasi produksi, dan penguatan jejaring). Hasil menunjukkan produksi total meningkat dari 100 kg/bulan menjadi 200 kg/bulan; kompos naik 40 menjadi 80 kg/bulan, paving block daur ulang 30 menjadi 70 kg/bulan, dan kerajinan plastik/kertas 30 menjadi 50 kg/bulan, serta muncul produk baru pot tanaman ±20 kg/bulan. Jumlah anggota aktif bertambah dari 8 menjadi 16 orang, dan mesin pencacah mampu menurunkan volume plastik lebih dari 50%. Capaian ini melampaui target peningkatan 30% dan diikuti perbaikan transparansi pencatatan digital, serta rencana keberlanjutan melalui MoU dengan pemda, sekolah, UMKM, dan dukungan CSR untuk memperluas pasar dan kemandirian. Program ini menegaskan bahwa integrasi pelatihan, teknologi, dan pemasaran digital memperkuat layanan, nilai tambah, serta keberlanjutan pengelolaan sampah berbasis komunitas