Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Faktor Internal dan Faktor Eksternal pada Pengembangan Usaha tani Kopi Arabika di Kelurahan Benteng Ambeso Kecamatan Gandangbatu Sillanan Kabupaten Tana Toraja Sammane, Agustina Tappi; Said, Amal; Sulfiana, Sulfiana
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 12 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i12.5022

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan di Indonesia yang memiliki nilai strategis, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun budaya. Kopi arabika Toraja adalah jenis kopi arabika yang berasal dari daerah pegunungan Toraja, di Sulawesi Selatan, Indonesia. Kopi Toraja dikenal sebagai kopi spesialty karena cita rasanya yang khas dan kompleks. Kelurahan Benteng Ambeso adalah salah satu daerah penghasil kopi arabika di Tana Toraja. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor eksternal dan faktor internal pada pengembangan usaha tani kopi arabika (Coffea arabica) di Kelurahan Benteng Ambeso, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja. Penelitian dilakukan di Kelurahan Benteng Ambeso Kecamatan Gandangbatu Sillanan Kabupaten Tana Toraja pada bulan September-Oktober 2025. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Metode pengambilan sampel yang dilakukan adalah Purposive Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang petani kopi. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk menggambarkan kondisi usaha tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kekuatan (ketersediaan luas lahan kopi arabika sebesar 578 Ha, ketersediaan tenaga kerja yang berpengalaman, ketersediaan sarana ekonomi, sosial dan kesehatan, ketersediaan kelembagaan petani dan dukungan kebijakan pemerintah tentang peremajaan kopi arabika). Faktor kelemahan (kurangnya pemupukan pada tanaman kopi arabika, penggunaan teknologi yang masih sederhana dalam budidaya dan pengolahan kopi arabika, kurangnya sikap petani dalam pemangkasan kopi arabika dan umur tanaman kopi arabika sudah tua (>25) tahun). Faktor peluang (tingginya permintaan pasar kopi arabika Toraja baik domestik maupun global, potensi integrasi dengan sektor pariwisata Toraja, mendapatkan pelatihan budidaya dan pasca panen kopi arabika dari pemerintah, kemitraan kerjasama dengan eksportir, dan industri kopi dan akses teknologi yang semakin terbuka terhadap informasi dan teknologi). Faktor ancaman (ketidakpastian iklim global, seperti kenaikan suhu, curah hujan yang tidak teratur, atau perubahan musim yang tidak menentu, fluktuasi harga dapat memengaruhi pendapatan petani, alih fungsi lahan ke penggunaan lain serta persaingan dari produk kopi arabika  daerah lain).
Strategi Pengembangan Usahatani Kopi Arabika di Kelurahan Benteng Ambeso Kecamatan Gandangbatu Sillanan Kabupaten Tana Toraja Sammane, Agustina Tappi; Said, Amal; Sulfiana, Sulfiana; Ibrahim, Helda
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 12 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Desember 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i12.5141

Abstract

Kopi arabika (Coffea arabica) merupakan salah satu varietas kopi yang paling banyak dibudidayakan dan memiliki kualitas biji kopi yang unggul dibandingkan dengan jenis kopi lainnya. Kopi arabika Toraja adalah jenis kopi arabika yang berasal dari daerah pegunungan Toraja, di Sulawesi Selatan, Indonesia. Kopi ini dikenal sebagai kopi spesialty karena cita rasanya yang khas dan kompleks. Kelurahan Benteng Ambeso adalah salah satu daerah penghasil kopi arabika di Tana Toraja. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan usahatani kopi arabika di Kelurahan Benteng Ambeso, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Benteng Ambeso Kecamatan Gandangbatu Sillanan Kabupaten Tana Toraja pada bulan September-Oktober 2025. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Metode pengambilan sampel yang dilakukan adalah Purposive Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 orang. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil penelitian menunjukaan bahwa strategi pengembangan kopi arabika di Kelurahan Benteng Ambeso, Kecamatan Gandangbatu Sillanan, Kabupaten Tana Toraja yang dapat dilakukan adalah: 1. Peningkatan produktivitas dan kualitas hasil melalui optimalisasi lahan, teknologi budidaya dan pascapanen. 2. Peremajaan tanaman yang sudah tua. 3. Kemitraan pemasaran untuk memperluas jaringan pasar serta memperkuat daya saing.