Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kelayakan Finansial Usaha Pengolahan Rajungan di Kabupaten Bima Syukur, Syamsinar; Hardiani, Andi Susilawati; Said, Amal
Agrokompleks Vol 24 No 2 (2024): Agrokompleks Edisi Juli
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51978/japp.v24i2.755

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial usaha pengolahan rajungan di Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini merupakan studi kasus, yang telah dilaksanakan pada usaha pengolahan daging rajungan UD Lautan Mandiri, yang terletak di Desa Nggembe,Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, Propinsi NTB selama 2 (dua) bulan yaitu Januari sampai Februar 2020. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatf dan data kualitatif. Sumber data adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan cara Observasi dan wawancara menggunakan kuisioner. Analisis data yang digunakan yaitu Net B/C ratio, Provitability Ratio (PR), Break Even Point (BEP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha pengolahan daging rajungan CV Berkat Asia di UD Lautan Mandiri Desa Nggrmbe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima dikatakan layak dari aspek finansial berdasarkan hasil Net B/C Ratio=3,65, Profitability Ratio (PR) =2,72, Adapun hasil Breank Event Point (BEP) yaitu BEP produk dan BEP harga Yaitu BEP produksi 21.281/kg dan BEP harga sebesar Rp. 110.42 Keywords: finansial, usaha, rajungan, proses, pengolahan
Analisis Aspek Lingkungan, Ekonomi, dan Kelembagaan Kelompok Tani Hutan Lereng Ambeso Kabupaten Tana Toraja Dalam Pelaksanaan Perhutanan Sosial Skema Hutan Kemasyarakatan Rohiman, La Ode; Syamsinar, Syamsinar; T. Baso, Andi Kasirang; Said, Amal; Yunus, Awaluddin
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i10.32512

Abstract

Perhutanan Sosial merupakan salah satu bentuk penyelesaian permasalahan tenurial dengan memberikan akses legalitas pengelolaan kawasan hutan negara kepada masyarakat yang salah satunya melalui skema Hutan Kemasyarakatn (HKm). World Resources Indonesia (WRI) menetapkan indikator keberhasilan pelaksanaan Perhutanan Sosial mencakup aspek lingkungan, ekonomi, dan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan Aspek Lingkungan, Ekonomi, dan Kelembagaan Kelompok Tani Hutan (KTH) Lereng Ambeso Kabupaten Tana Toraja dalam pelaksanaan Perhutanan Sosial skema Hutan Kemasyarakatan. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan wawancara terhadap seluruh 44 anggota KTH, dilengkapi dengan analisis data deskriptif dan teknik skoring berdasarkan indikator keberhasilan dari World Resources Indonesia (WRI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek lingkungan dan ekonomi KTH Lereng Ambeso berada dalam kategori "Sangat Baik" dengan nilai skor masing-masing 150,00 dan 167,57. Sementara itu, aspek kelembagaan berada dalam kategori "Cukup Baik" dengan skor 105,00. Temuan ini mengimplikasikan bahwa meskipun KTH Lereng Ambeso telah berhasil dalam aspek lingkungan dan ekonomi, masih diperlukan penguatan pada aspek kelembagaan, seperti peningkatan frekuensi pertemuan dan capaian rencana kerja, untuk memastikan keberlanjutan program Perhutanan Sosial secara optimal.
STRATEGI MULTI-SALURAN DAN EFISIENSI PEMASARAN SEMANGKA (Citrullus lanatus) : STUDI KASUS PETANI DI KABUPATEN BULUKUMBA PROVINSI SULAWESI SELATAN Mustamar, Ernawati Binti; Yunus, Awaluddin; Said, Amal; Ibrahim, Helda
Agripreneur : Jurnal Pertanian Agribisnis Vol. 14 No. 2 (2025): December: Ilmu Pertanian dan Bidang Terkait
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi geografis Kabupaten Bulukumba menunjukkan peluang besar bagi pengembangan usahatani semangka. Efisiensi pemasaran menjadi perhatian utama karena saluran pemasaran yang beragam mempengaruhi nilai jual dan keuntungan yang diterima petani. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi saluran pemasaran semangka dan menganalisis efisiensi pemasarannya di Kabupaten Bulukumba. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli - September Tahun 2025, selama 3 bulan di Kecamatan Gantarang dan Kecamatan Rilau Ale Kabupaten Bulukumba dengan menggunakan pendekatan deskriptif, metode campuran (kualitatif dan kuantitatif). Populasi penelitian terdiri atas petani semangka, pedagang pengecer, pedagang besar, dan penyuluh pertanian, dengan jumlah responden utama sebanyak 60 petani yang dipilih melalui teknik purposive sampling, serta 5 informan pendukung. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta secara kuantitatif melalui perhitungan margin pemasaran, farmer’s share, dan R/C ratioHasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran semangka di Kabupaten Bulukumba terdiri atas tiga saluran utama, di mana Saluran I merupakan yang paling efisien dengan R/C ratio 21,67 dan farmer’s share 61,5%, sedangkan Saluran II memiliki R/C ratio 16,25 dan farmer’s share tertinggi 76,9%, serta Saluran III menjadi yang paling rendah efisiensinya dengan R/C ratio 7,50. Sebagian besar petani menggunakan kombinasi saluran pemasaran, yaitu 65% memilih kombinasi Saluran II & III, 20% kombinasi I & III, 11,67% kombinasi I & II, dan 3% memanfaatkan seluruh saluran untuk memperluas pasar dan mengurangi risiko.