Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Tinjauan Metodologi dan Etika Penelitian Pendidikan: Kuantitatif, Kualitatif, dan Metode Campuran Priatna, Tedi; Fauzi, Bayu Bambang Nur; Febriyanti, Dian; Ramadhani, Ilham Hidayatul; Gastiadirrijal, M. Rafi; Aulia, Nabila Putri
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 11 (2025): December 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17933261

Abstract

This article aims to comprehensively review the basics of educational research including quantitative, qualitative, mixed methods research, as well as research ethics. Using the methods of literature study and content analysis, the realities of educational research are decomposed through a conceptual review. The results of the study show that the quantitative approach is based on the philosophy of positivism, focuses on the measurement of numbers, and produces cause-and-effect generalizations. Qualitative research is grounded in constructivism, emphasizes on understanding deep meaning, and is narratively descriptive in nature. Meanwhile, mixed methods integrate both approaches to find practical solutions. Research ethics demands that researchers uphold scientific honesty, objectivity, and respect participants’ rights, such as informed consent and data confidentiality. A strong understanding of these fundamentals is essential for prospective educators, particularly PAI students, as a provision for scholarly skills in both academic and teaching practice
Paradigma Positivistik, Konstruktivistik, dan Pragmatik dalam Penelitian Pendidikan Priatna, Tedi; Fauzi, Bayu Bambang Nur; Fitri, Amilia; Suryani, Azka Izzati; Lestari, Maryam Dwi; Niasti, Sinta
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 11 (2025): December 2025
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17919722

Abstract

This article examines three main paradigms in educational research: positivist, constructivist, and pragmatic, with a focus on their ontological, epistemological, and methodological foundations. Using a conceptual study approach, this review maps the characteristics, strengths, and limitations of each paradigm and their relevance in improving the quality of educational research. The positivist paradigm emphasizes objectivity and a quantitative approach to uncover cause-and-effect relationships. The constructivist paradigm focuses on gaining deep understanding of meaning and experience through flexible qualitative methods. Meanwhile, the pragmatic paradigm prioritizes practical usefulness through adaptive mixed methods. The study finds that selecting the appropriate paradigm, aligned with the research objectives, can produce valid, relevant findings that impact educational development. This review provides guidance for researchers to design studies that are reflective and responsive to field needs.
PENDEKATAN KHUSUS DALAM PENELITIAN PENDIDIKAN: Hasna Salsabila, Nayla Luthfia; Priatna, tedi; fauzi, Bayu bambang nur; rahma, Nabila aulia; wahyudi, Luqman hakim; syahidah, Kafiya rahima
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 8 No 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6116

Abstract

Penelitian Pendidikan Agama Islam pada anak usia dini memerlukan pendekatan metodologi yang sesuai dengan karakteristik perkembangannya. Artikel ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis pendekatan khusus dalam penelitian pendidikan yang dapat diaplikasikan untuk konteks PAI anak usia dini. Metode penelitian menggunakan kajian literatur dengan analisis deskriptif terhadap berbagai sumber literatur relevan dari buku, artikel jurnal, dan laporan penelitian. Hasil kajian menemukan lima pendekatan khusus yang dapat digunakan, yaitu pendekatan eksperimen untuk menguji efektivitas metode pembelajaran, pendekatan studi kasus untuk memahami fenomena pembelajaran secara mendalam, pendekatan etnografi untuk mengkaji budaya religius, pendekatan historis untuk menelusuri perkembangan PAI PAUD, dan pendekatan penelitian tindakan untuk meningkatkan praktik pembelajaran. Setiap pendekatan memiliki kelebihan dan keterbatasan yang perlu dipertimbangkan peneliti. Pemilihan pendekatan yang tepat sangat penting agar hasil penelitian dapat menggambarkan fenomena PAI anak usia dini secara utuh, bermakna, dan kontekstual.
PENDEKATAN KHUSUS DALAM PENELITIAN PENDIDIKAN: Hasna Salsabila, Nayla Luthfia; Priatna, tedi; fauzi, Bayu bambang nur; rahma, Nabila aulia; wahyudi, Luqman hakim; syahidah, Kafiya rahima
Pelangi Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini Vol 8 No 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini - IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/pelangi.v8i1.6116

Abstract

Penelitian Pendidikan Agama Islam pada anak usia dini memerlukan pendekatan metodologi yang sesuai dengan karakteristik perkembangannya. Artikel ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis pendekatan khusus dalam penelitian pendidikan yang dapat diaplikasikan untuk konteks PAI anak usia dini. Metode penelitian menggunakan kajian literatur dengan analisis deskriptif terhadap berbagai sumber literatur relevan dari buku, artikel jurnal, dan laporan penelitian. Hasil kajian menemukan lima pendekatan khusus yang dapat digunakan, yaitu pendekatan eksperimen untuk menguji efektivitas metode pembelajaran, pendekatan studi kasus untuk memahami fenomena pembelajaran secara mendalam, pendekatan etnografi untuk mengkaji budaya religius, pendekatan historis untuk menelusuri perkembangan PAI PAUD, dan pendekatan penelitian tindakan untuk meningkatkan praktik pembelajaran. Setiap pendekatan memiliki kelebihan dan keterbatasan yang perlu dipertimbangkan peneliti. Pemilihan pendekatan yang tepat sangat penting agar hasil penelitian dapat menggambarkan fenomena PAI anak usia dini secara utuh, bermakna, dan kontekstual.