Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberian Makanan Tambahan pada Anak Bawah Dua Tahun (Baduta) di Desa Lawata Kabupaten Kolaka Utara Grace Tedy Tulak; Iis Afrianty; Ekawati Saputri; Sahrul Poalahi Salu
Solusi Bersama : Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): November:Solusi Bersama : Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/solusibersama.v2i4.2413

Abstract

Children under two years old (Baduta) are vulnerable to nutritional problems due to their rapid growth and development phase. Supplementary feeding (PMT) using locally sourced foods is an effort that can support adequate nutritional intake during this period. This community service activity aimed to increase mothers' knowledge regarding the importance of PMT and the introduction of nutritious local food ingredients that are easily accessible. The activity was conducted in Lawata Village, Kolaka Utara Regency, involving 30 mothers with Baduta. The method used was educational counseling and interactive discussion covering the definition, benefits, timing of supplementary feeding, and examples of local nutritious foods such as fish, eggs, tempeh, legumes, vegetables, and tubers. The results showed an improvement in participants' understanding of appropriate supplementary feeding practices. Mothers also expressed willingness to apply the knowledge gained in daily feeding practices at home. This program is expected to increase family awareness of balanced nutrition and encourage the use of local food sources to support optimal child growth and nutritional status improvement.
Sosialisasi Potensi Pasir Kuarsa dalam meningkatkan Literasi Pertambangan di Desa Petudua, Tanggetada, Kabupaten Kolaka Syahrul; Rizki Kumalasari; Arif; Nurfasiha; Hasriyanti; Sahrul Poalahi Salu; Rina Rembah; Isramyano Yatjong; Musnajam; La Ode Dzakir; Rizkal
TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang Vol. 2 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perhimpunan Ahli Teknologi Informasi dan Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71234/tenang.v2i2.90

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan literasi pertambangan masyarakat Desa Petudua, Kabupaten Kolaka, melalui program sosialisasi yang berfokus pada penambangan pasir kuarsa. Pasir kuarsa merupakan mineral sedimen yang didominasi oleh silika (SiO₂) dan memiliki peran penting dalam berbagai industri, seperti konstruksi, pembuatan kaca, refraktori, hingga pengecoran logam. Meskipun memiliki nilai ekonomi yang tinggi, pemahaman masyarakat mengenai keberadaan endapan pasir kuarsa, prosedur penambangan yang benar, dasar hukum pertambangan, serta potensi dampak lingkungan masih sangat terbatas. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini dirancang untuk memberikan informasi ilmiah yang mudah dipahami, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta mendorong pengelolaan sumber daya alam secara bertanggung jawab. Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Teknik Pertambangan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Sembilanbelas November Kolaka melalui beberapa tahapan, yaitu pengecekan potensi endapan pasir kuarsa, koordinasi dengan aparat desa, persiapan materi dan logistik, hingga penyampaian materi yang dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif. Peserta kegiatan meliputi aparat desa, masyarakat lokal, serta mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat, yang tercermin dari banyaknya pertanyaan mengenai regulasi penambangan, potensi cadangan, serta isu lingkungan yang mungkin timbul akibat aktivitas pertambangan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil meningkatkan wawasan dan pemahaman masyarakat terkait sumber daya pasir kuarsa dan tata kelola penambangan. Selain itu, kegiatan ini membuka peluang untuk melaksanakan program lanjutan, seperti pelatihan pemetaan geologi, analisis laboratorium terhadap karakteristik pasir kuarsa, serta penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan lingkungan. Program lanjutan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan teknis dan pemahaman masyarakat dalam mengoptimalkan potensi mineral secara berkelanjutan.
Analisis Perencanaan Biaya Penambangan Nikel Laterit pada PT. Riota Jaya Lestari Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara Elma Finata; Hasriyanti Hasriyanti; Isramyano Yatjong; Sahrul Poalahi Salu; Arif Arif; Rizki Kumalasari
Mining Science And Technology Journal Vol 5 No 1 (2026): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penambangan nikel laterit merupakan salah satu kegiatan pertambangan yang memerlukan biaya perencanaan yang tepat untuk mencapai efisiensi dan efektivitas operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan biaya penambangan nikel laterit pada PT. Riota jaya lestari di pit sakura dengan fokus pada penentuan jumlah alat gali muat dan angkut yang dibutuhkan dan biaya yang diperlukan untuk kegiatan pengupasan overburden (OB) dan ore. Jumlah alat gali muat dan angkut dapat dihitung berdasarkan produktivitas alat berat dan target produksi. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode perhitungan kebutuhan alat gali muat dan angkut berdasarkan parameter – parameter teknis dan ekonomis dari desain tambang yang telah disusun oleh tim peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kegiatan pengupasan overburden menggunakan alat gali muat excavator sumitomo SH350 LHD dan bijih menggunakan alat gali muat excavator sumitomo SH210 kemudian untuk pengangkutan menggunakan Dump truck Howo 371. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh bahwa, total cadangan bijih sebesar 362.320 dengan target produksi bijih yaitu 50.000 ton/bulan. Jumlah alat gali muat yang dibutuhkan dalam kegiatan pengupasan overburden sebanyak 1 unit dengan kemampuan produksi 88.403,92 Ton/bulan dan untuk memuat sebanyak 1 unit dengan kemampuan produksi 87.381,00 Ton/bulan, serta untuk mengangkut sebanyak 4 unit dengan kemampuan produksi 86.257,85 Ton/bulan. Kemudian untuk kegiatan mendapatkan bijih sebanyak 1 unit alat dengan kemampuan produksi 57.918,28 Ton/bulan, pada kegiatan memuat bijih sebanyak 1 unit dengan kemampuan produksi 57.745,92 Ton/bulan dan untuk mengangkut sebanyak 20 unit dengan kemampuan produksi 57.577,98 Ton/bulan. Kombinasi alat tersebut menunjukkan tingkat keserasian kerja yang baik sehingga mampu meminimalkan waktu tunggu dan meningkatkan produktivitas operasi penambangan. Total biaya dari bulan Januari - Agustus untuk kegiatan pengupasan overburden sebesar Rp.7.181.216.000 dan untuk bijih sebesar Rp.5.503.344.000. Total biaya keseluruhan yang harus dikeluarkan yaitu sebesar $792.785.00 atau setara dengan Rp.12.684.560.000 miliar. Untuk biaya penambangan per ton sebesar $2.19. Biaya tersebut menunjukkan kondisi biaya yang relatif efisien.