Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Civil society’s communicative agency in strengthening community participation for environmental care in Cisayong Bakti, Iriana; Sjuchro, Dian Wardiana; Faustine, Peace
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 13, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkk.v13i2.67362

Abstract

Background: The value of environmental awareness in rural communities has increased in recent years, particularly in areas where traditional customs intersect with contemporary ecological concerns. It is evident in the Indonesian village of Cisayong, located in southern West Java. Purpose: This article employed Giddens’ framework to show how civil society promoted environmental awareness in the village. Methods: This research was conducted through observation, FGDs, and in-depth interviews with local leaders in Cisayong Village. Results: The research indicated that civil society emerges from community, religious, and youth leaders who collectively embrace the environment. Moreover, each of these civil societies has effectively communicated messages about environmental awareness and garnered recognition from the village government for their efforts. Conclusion: The village community exhibits distinctive socio-cultural and economic characteristics that limit its ability to address environmental challenges effectively. However, through the initiative of local leaders, these limitations have become opportunities for developing community-based environmental awareness rooted in religion and culture. Implication: This finding suggested the empowerment of local actors as agents of change to build environmentally conscious social structures. Strengthening these initiatives can improve long-term environmental resilience in similar rural contexts.
Analisis Bibliometrik: Perkembangan penelitian rumpun ilmu sosial menggunakan teori difusi inovasi Sakinah, Nur; Krisdianto, Bayu Murti; Al Bifary, Iqbal; Faustine, Peace
Comdent: Communication Student Journal Vol 3, No 2 (2025): November 2025 - April 2026
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/comdent.v3i2.67437

Abstract

Latar Belakang: Analisis bibliometrik merupakan metode yang digunakan untuk memahami dinamika produksi ilmiah dan memetakannya dalam analisis terstruktur sesuai bidang penelitian, tren penelitian, dan kolaborasi penelitian. Berbagai penelitian Teori Difusi Inovasi dalam Ilmu Sosial berpotensi menimbulkan duplikasi dan pengulangan sumber referensi yang menyulitkan peneliti dalam mengidentifikasi sumber berkualitas dan menentukan peluang penelitian baru, sehingga analisis bibliometrik diperlukan sebagai dasar pengambilan keputusan ilmiah yang sistematis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tren publikasi ilmiah  dengan memvisualisasi artikel yang paling banyak disitasi, penulis paling produktif, negara dan afiliasi teratas, serta pemetaan kata kunci artikel yang menggunakan teori difusi inovasi di bidang ilmu sosial. Metode: Metode yang digunakan adalah analisis bibliometrik dengan bantuan perangkat lunak Vosviewer untuk memvisualisasi metadata sebanyak 500 artikel dalam rentang tahun 2015-2024 berbasis data scopus. Hasil: Penelitian berbasis teori difusi inovasi (DOI) diminati oleh peneliti lintas disiplin dan mengalami peningkatan signifikan selama satu dekade terakhir. Hasil analisis bibliometrik menunjukkan bahwa negara maju seperti Amerika serikat dan Tiongkok  mendominasi sebagai negara terkemuka dalam penelitian berbasis DOI. Isu sentral dan rujukan utama literatur DOI pada rumpun ilmu sosial berfokus pada isu pemanfaatan chatbot smartphone, pengaruh teknologi terhadap perilaku dan pengalaman manusia, serta adopsi dan penerapan inovasi di berbagai sektor. Pemetaan kata kunci menunjukkan innovation, diffusion, diffusion of innovation merupakan kata kunci yang sering muncul dan memiliki kekuatan link yang kuat. Sedangkan knowledge management, consumer behavior, ICT, renewable energy dan policy merupakan kata kunci yang jarang sekali muncul, sehingga merepresentasikan topik yang masih terbatas penelitiannya dan berpotensi menjadi arah penelitian masa depan.