Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI MANAJEMEN KEUANGAN PADA UMKM BINAAN RUMAH BUMN KABANJAHE Diki Febrianto Marbun; Elton Ramos; Milawati Br Ginting; Tegar Alvito Ginting; Kiki Vanesa Br. Tarigan Tambun
Jurnal Pengabdian Indonesia (JPI) Vol. 2 No. 1 (2026): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2026
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/jpi.v2i1.2048

Abstract

Beberapa tahun belakangan ini banyak ditemukan UMKM yang belum menerapkan praktik manajemen keuangan yang baik dan memadai. Pengelolaan keuangan yang tidak efektif dapat menyebabkan ketidakstabilan arus kas, kesulitan dalam mengakses modal, dan rendahnya kapasitas adaptasi terhadap perubahan pasar. Kabupaten Karo aktif memberikan edukasi dan pengembangan UMKM lokal dengan didukung oleh Rumah BUMN Kabanjehe. Saat ini, masih terdapat puluhan UMKM binaan Rumah BUMN Kabanjahe. Jenis usaha UMKM yang ada diantaranya adalah pengerajin ecoprint, produsen makanan ringan, produsen minuman, pengerajin kain tenun, dan lain-lain. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini ialah untuk literasi keuangan, edukasi pencatatan atau mengatur keuangan usaha dan memberikan pemahaman akan pentingnya manajemen keuangan. Dalam hal ini, target tujuan kami ialah pelaku usaha atau UMKM binaan Rumah BUMN Kabanjahe. Adapun Sustainable Development Goals atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang terkait dengan kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan keterampilan pelaku UMKM binaan Rumah BUMN di Kabupaten Karo untuk mengatur keuangan dan ketrampilan berwiarusaha. Selain itu, tujuan utama dari kegiatan PKM ini adalah meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menyelesaikan permasalahan sosial, dan memacu pembanguna yang berkelanjutan dan inklusif pada aspek mengatur keuangan usaha. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berupa pemberian materi manajemen keuangan, edukasi dan implementasi manajemen keuangan pada beberapa pelaku UMKM, serta sesi tanya jawab terkait permasalahan tentang keuangan dalam menjalankan usaha. Kegiatan ini dilaksanakan dalam satu hari atau selama 3 jam. Beberapa materi pengabdian yang disampaikan yaitu tentang perencanaan keuangan, pengelolaan kas, kinerja keuangan, dan pengendalian kegiatan keuangan. Aspek praktis dan teknis yang disampaikan pemateri dalam kegiatan pengabdian ini yaitu memisahkan keuangan pribadi dan bisnis, pencatatan keuangan, dan penyusunan laporan keuangan. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini antara lain: terciptanya arah keputusan finansial usaha, pelaku usaha dapat mengawasi dan mengendalikan kegiatan usaha sehari-hari, serta pelaku UMKM dapat/ bisa mencapai tujuan financial freedom (bebas utang, ada pendapatan investasi, terproteksi dari risiko). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini mampu meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM binaan Rumah BUMN Kabanjahe khususnya dalam implementasi manajemen keuangan yang baik. Disarankan untuk kedepannya agar dilkakukan pendampingan berkelanjutan dalam hal digital marketing, inovasi product dan strategi usaha terupdate atau kekinian demi tercapainya kesejahteraan ekonomi yang lebih baik.
THE EFFECT OF THE APPLICATION OF THE FULL COSTING METHOD ON THE ACCURACY OF SELLING PRICE DETERMINATION IN MSMES Elton Ramos
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 1 (2026): Februari : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu (JIMI)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/a1w3ce69

Abstract

This study aims to analyze the effect of the full cost method on the accuracy of selling price determination among MSMEs in the Berastagi Fruit Market, Karo Regency. This study is motivated by pricing practices that do not systematically account for all production cost components, potentially leading to pricing inaccuracies. The study employed a quantitative approach with a survey method. Primary data was obtained through a structured questionnaire distributed to 20 MSMEs selected using purposive sampling. The criteria were that they had been operating for at least two years, had production or processing activities, and set their own selling prices. The data were analyzed using descriptive analysis and simple linear regression. The results indicate that the implementation of the full cost method is in the good category and has a positive effect on the accuracy of selling price determination. MSMEs that calculate production costs more fully tend to set prices that are more in line with their cost structure, thus supporting profit stability and business sustainability. Limitations of this study lie in the limited sample size and location coverage. Therefore, further research is recommended to expand the sample and variables to make the results more comprehensive and have stronger generalizability
THE EFFECT OF THE APPLICATION OF THE FULL COSTING METHOD ON THE ACCURACY OF SELLING PRICE DETERMINATION IN MSMES Elton Ramos
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 4 No. 2 (2026): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Februari
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/4qt0zt95

Abstract

This study aims to analyze the effect of the full cost method on the accuracy of selling price determination among MSMEs in the Berastagi Fruit Market, Karo Regency. This study is motivated by pricing practices that do not systematically account for all production cost components, potentially leading to pricing inaccuracies. The study employed a quantitative approach with a survey method. Primary data was obtained through a structured questionnaire distributed to 20 MSMEs selected using purposive sampling. The criteria were that they had been operating for at least two years, had production or processing activities, and set their own selling prices. The data were analyzed using descriptive analysis and simple linear regression. The results indicate that the implementation of the full cost method is in the good category and has a positive effect on the accuracy of selling price determination. MSMEs that calculate production costs more fully tend to set prices that are more in line with their cost structure, thus supporting profit stability and business sustainability. Limitations of this study lie in the limited sample size and location coverage. Therefore, further research is recommended to expand the sample and variables to make the results more comprehensive and have stronger generalizability