Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Kadar Gula Darah Puasa Pada Mahasiswi dengan Berat Badan Berlebih dan Obesitas di Program Studi Pendidikan Dokter Angkatan 2024 Warapsari, Felisya Dwi; Eunike Berhimpon, Siemona Lydia; Rambert, Glady Inri
Journal of Comprehensive Science Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Comprehensive Science
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v5i1.3872

Abstract

Berat badan berlebih dan obesitas merupakan faktor risiko penting terhadap gangguan metabolisme glukosa, termasuk peningkatan kadar gula darah puasa (GDP). Mahasiswi usia muda dengan kondisi tersebut berpotensi mengalami perubahan regulasi glukosa meskipun belum menunjukkan gejala klinis diabetes.Mengetahui gambaran kadar gula darah puasa pada mahasiswi dengan berat badan berlebih dan obesitas di Program Studi Pendidikan Dokter Angkatan 2024.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling terhadap 30 mahasiswi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.Sebagian besar responden dari kedua kategori status gizi menunjukkan kadar GDP dalam rentang normal. Pada kelompok dengan berat badan berlebih, sebesar 93,3% memiliki kadar GDP normal, sedangkan 6,7% berada dalam kategori pre-diabetes. Pada kelompok obesitas, 80% responden menunjukkan kadar GDP normal, sementara 20% lainnya tergolong pre-diabetes. Faktor-faktor yang berpotensi memengaruhi peningkatan kadar GDP meliputi usia, riwayat keluarga dengan diabetes melitus, pola konsumsi tinggi gula dan makanan cepat saji, rendahnya aktivitas fisik, serta durasi tidur yang tidak adekuat.Mayoritas mahasiswi dengan berat badan berlebih maupun obesitas masih menunjukkan kadar GDP dalam batas normal.
Gambaran Kadar Hemoglobin Pada Mahasiswi Dengan Berat Badan Berlebih dan Obesitas di Program Studi Pendidikan Dokter Angkatan 2023 Sitorus, Emery Digdaya; Eunike Berhimpon, Siemona Lydia; Wowor, Mayer Ferdinand
Jurnal Inovasi Global Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v4i1.485

Abstract

Hemoglobin berfungsi mengangkut oksigen, sehingga kadar yang rendah dapat menyebabkan anemia yang masih menjadi masalah kesehatan besar, termasuk di Indonesia. Status gizi, terutama berat badan berlebih dan obesitas, diketahui dapat memengaruhi metabolisme zat besi melalui peningkatan hepsidin sehingga berdampak pada kadar hemoglobin. Prevalensi kelebihan berat badan pada mahasiswa kedokteran mencapai sekitar 18% dan obesitas 9%, menunjukkan bahwa kelompok ini rentan mengalami ketidakseimbangan gizi akibat tuntutan akademik. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kadar hemoglobin. Menggambarkan kadar hemoglobin pada mahasiswi dengan berat badan berlebih dan obesitas pada mahasiswi PSPD Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi angkatan 2023. Desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 30 mahasisiwi angkatan 2023 terdiri dari 15 mahasiswi dengan berat badan berlebih dan 15 mahasiswi obesitas diambil secara purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara dan pemeriksaan laboratorium kadar hemoglobin. Sebanyak 90% sampel memiliki kadar Hb normal (≥12 g/dL), sementara 10% memiliki kadar Hb rendah (<12 g/dL). Mahasiswi dengan berat badan berlebih sebanyak 20% memiliki kadar Hb rendah (<12 g/dL), sedangkan mahasiswi obesitas semuanya normal. Sebagian besar sampel dengan berat badan berlebih didapatkan kadar hemoglobin normal dan seluruh sampel obesitas didapatkan kadar hemoglobin normal.