Konflik Rusia-Ukraina (2021-2025) memberikan dampak kemanusiaan yang serius bagi anak-anak sebagai salah satu kelompok rentan dalam konflik. Merespons situasi ini, bantuan darurat dan rekonstruksi sosial menjadi langkah penting untuk mencegah implikasi berkepanjangan seperti kerusakan psikososial dan trauma antargenerasi. Tulisan ini mengkaji peran Children of Heroes sebagai LSM internasional dalam menjalankan programnya yang berorientasi pada Mental Health and Psychosocial Support (MHPSS) sebagai bagian dari rekonstruksi sosial bagi anak-anak penyintas konflik. Tulisan ini menjawab program-program MHPSS yang dijalankan oleh Children of Heroes berkontribusi terhadap pemulihan kesehatan mental anak-anak penyintas konflik di Ukraina dalam periode 2022-2025. Metode yang digunakan adalah desain studi kasus kualitatif, dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan resmi dan asesmen dampak yang diterbitkan salah satunya dari Children of Heroes dan United Nations Children’s Fund (UNICEF). Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis tematik melalui triangulasi data untuk menjamin keandalan dan validitas. Hasil penelitian kemudian menunjukkan bahwa intervensi Children of Heroes yang berorientasi MHPSS seperti konseling individu, terapi kelompok, dan kamp rehabilitasi menghasilkan penurunan tekanan psikologis, peningkatan fungsi keluarga, hubungan sosial menguat, serta keberlanjutan pendidikan. Dampak intervensi meluas dari pemulihan individu menuju rekonstruksi hubungan sosial dan ketahanan komunitas. Kesimpulan tulisan ini adalah LSM internasional dalam konteks konflik Rusia-Ukraina tahun 2021 hingga 2025 berperan penting dalam pemulihan jangka panjang. Kata Kunci: Anak-anak penyintas konflik; Bina damai; Hubungan internasional; Mental health and psychosocial support (MHPSS); Rekonstruksi sosial.