Roissinta, Agnesca
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penilaian Risiko Usahatani Tembakau (Nicotianae Tabacum L) Di Desa Curahsuri Kecamatan Jatibanteng Kabupaten Situbondo Roissinta, Agnesca; Prawitasari, Saptya; Murwanti, Retno
Agri Analytics Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usahatani tembakau menjadi mata pencaharian banyak petani Curahsuri, namun usaha ini mempunyai banyak risiko. Penelitian ini bertujuan: (1) mengidentifikasi risiko paling dominan yang berpengaruh pada usahatani tembakau di Desa Curahsuri Kecamatan Jatibanteng (2) menyusun upaya penanggulangan risiko yang muncul dalam usahatani tembakau di Desa Curahsuri (3) mengetahui strategi yang diterapkan pada usahatani tembakau di Desa Curahsuri. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan kualitatif. Sampel ditentukan sebanyak 30 petani tembakau. Metode analisis data menggunakan metode ERM dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan: (1) terdapat 3 macam jenis risiko pada posisi level risiko sangat tinggi, yaitu:. dengan kode A2 (faktor iklim/cuaca), C3 (keterbatasan pengetahuan teknologi), dan E3 (persaingan). (2) berdasarkan matriks risiko dengan kode A2 memerlukan penanggulangan dengan tindakan yang dapat diterapkan petani dengan menunda jadwal awal tanam, dan melakukkan konversi lahan. Kode C3 memerlukan penanggulangan dengan memberikan pelatihan penggunaaan teknologi untuk meningkatkan efisiensi tenaga kerja. Pada kode E2 memerlukan penanggulangan dengan peran pemerintah memberikan kebijakan yang kondusif terkait harga tembakau menjadi stabil dan petani tidak dirugikan. (3) berdasarkan analisis SWOT  diketahi bahwa usahatani tembakau di Desa Curahsuri berada pada kuadran I yang mengindikasikan bahwa strategi SO (Strenght, Opportunity) adalah strategi alternatif yang baik. Strategi tersebut Mejalin kemitraan dengan usahatani tembakau dapat memberikan kepastian pasar dan harga, memanfaatkan kualitas dan kuantitas produksi seperti memperbaiki budidaya dan penggunaan teknologi, dan mengikuti pelatihan dengan komuditas unggulan kelompok tani seperti pelatihan budidaya.