Rahmah, Siti Azizah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD SWASTA ISLAM AL-FALAH MEDAN Rahmah, Siti Azizah
Al-Anshor: Jurnal Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): EDISI JULI-DESEMBER 2025 (DALAM TERBITAN)
Publisher : STIT Hamzah Al Fansuri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63911/k9yg2y57

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar. Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas kepada guru dalam merancang pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan peserta didik, termasuk dalam penguatan nilai-nilai keislaman dan pembentukan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru PAI, dan studi dokumentasi perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran PAI di sekolah dasar telah berjalan cukup baik, ditandai dengan penggunaan metode pembelajaran yang variatif, penerapan pembelajaran berbasis proyek, serta penguatan karakter religius melalui kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan pemahaman guru terhadap konsep Kurikulum Merdeka secara komprehensif dan keterbatasan sarana pendukung pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan berkelanjutan dan peningkatan kompetensi guru agar implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran PAI dapat berjalan lebih optimal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar islam Al-Falah Medan.
Pelestarian Buah Langka sebagai Strategis Resiliensi Masyarakat Menghadapi Perubahan Iklim di Desa Marajai Kabupaten Balangan Alfajeri, Dodi; Ni'mah; Hayati, Azkiya; Ramadhan, Muhammad Hafi; Usta, Putri Rabiatul; Rahmah, Siti Azizah; Rosmawarni; Nuraini, Dina Aprilia; Kurniawan, Rizky; Sarah, Siti; Maimunah
Hayak Bamara: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Prodi Sosiologi FISIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/hb.v3i2.699

Abstract

The community service program was implemented in Marajai Village, Halong District, Balangan Regency, South Kalimantan, known for its natural beauty and the existence of local and rare fruits. However, this village faces serious challenges in the form of unpredictable climatic conditions that threaten the sustainability of fruit production. The rare fruits that grow in Marajai Village have high ecological, economic, and cultural value, but their existence is increasingly threatened. This program aims to raise public awareness that local fruits are not only important for meeting daily needs, but also have great potential as leading commodities and tourist attractions, both locally and internationally, thereby increasing income and supporting sustainable village development. The program will run from July 17 to September 11, 2025, using a live-in and participatory approach. With this approach, the community is actively involved in the process of gathering information, identifying problems, and formulating solutions. The results show that the Marajai Village community has adapted and transformed in the face of climate challenges by strengthening the potential of rare fruits, identifying the causes of declining production, and formulating resilience strategies. The strategies implemented include collaborative planting of new seedlings across various parties and strengthening the economic value of rare fruits as village assets. This program emphasizes that community resilience is not only reflected in the ability to adapt ecologically, but also in social and economic innovations based on local potential. Thus, strengthening resilience is a key strategy in maintaining the sustainability of natural resources and the cultural identity of the Marajai Village community.