Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) di Indonesia. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan pendekatan naratif-tematik. Database yang digunakan yaitu Google Scholar dan Garuda periode 2021-2024, dengan menganalisis implementasi SIMRS dalam konteks Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang kewajiban penerapan Rekam Medis Elektronik. Dari 247 artikel yang ditemukan, peneliti memilih 8 artikel yang relevan dengan penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan tiga faktor utama yang mempengaruhi implementasi SIMRS yaitu infrastruktur teknologi yang diidentifikasi dalam 37,5% artikel meliputi ketersediaan perangkat keras, jaringan internet, dan alokasi anggaran; sumber daya manusia yang muncul dalam 100% artikel mencakup kompetensi, pelatihan, dan kedisiplinan pengguna; serta manajemen organisasi yang ditemukan dalam 75% artikel meliputi standar operasional prosedur, dukungan manajemen, dan sistem reward-punishment. Tinjauan literatur mengidentifikasi bahwa kualitas informasi dan kualitas sistem merupakan faktor teknologi yang memiliki hubungan kuat dengan kepuasan pengguna SIMRS. Keberhasilan implementasi SIMRS memerlukan pendekatan holistik yang mengintegrasikan kesiapan infrastruktur, pengembangan kapasitas SDM berkelanjutan, dan komitmen manajemen puncak dengan kebijakan operasional yang jelas.