Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Inoklamasi Awards sebagai Media Penilaian Inovasi Daerah pada Innovative Government Awards (IGA) Kabupaten Bangka Oktaviani, Ajeng; Fujiyanti, Linda; Wathan, M. Hizbul
Jurnal Teknologi Vol 25, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/teknologi.v25i3.8368

Abstract

Regional innovation plays an important role in improving government performance efficiency and the quality of public services. As a form of appreciation, the Ministry of Home Affairs organizes the Innovative Government Awards (IGA) for regional governments that have successfully implemented innovations in governance, development, and public services. However, the process of collecting and managing innovation data is still carried out manually, making it prone to delays, data loss, and assessment inaccuracies. This study aims to design and develop the Innovation and Proclamation (Inoklamasi) Awards System, a web-based information system that supports the digitalization of innovation data collection, verification, and evaluation processes. The system was developed using an iterative prototyping method, consisting of requirement analysis, design, implementation, and evaluation stages. Its main features include innovation submission by local government agencies (OPD), both automatic and manual data validation, and online assessment by evaluators. Based on the User Acceptance Test (UAT) results, the system achieved a satisfaction rate of 84.75% from 240 respondents, indicating that it is feasible for implementation. The application of the Inoklamasi Awards System is expected to improve administrative efficiency, accelerate workflow, and strengthen coordination among OPD, evaluators, and Bappeda, thereby supporting a transparent and sustainable digital government transformation.
Pemberdayaan Ekonomi Melalui Budidaya Ikan Lele Budikdamber Dan Pemasaran Digital Whatsapp Di Desa Cipayung Jaya Sofia, Evi; Varlina, Vivi; Kusumawati, Fiska; Oktaviani, Ajeng; Pranyoto, Suhari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Syariah Bina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51805/jpmm.v6i1.223

Abstract

Budidaya perikanan berbasis komunitas berpotensi memperkuat mata pencaharian pedesaan melalui kewirausahaan inklusif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi lokal dengan memperkenalkan budidaya ikan lele (Clarias sp.) berkelanjutan menggunakan metode budikdamber (budidaya berbasis ember) yang dikombinasikan dengan pendekatan berbasis posyandu dan pemasaran digital menggunakan Whatsapp Business di Desa Cipayung Jaya. Dengan menggunakan pendekatan penilaian partisipatif pedesaan (PRA) yang melibatkan 40 peserta, dan terdiri dari peternak ikan, relawan pos kesehatan masyarakat, dan penduduk setempat; para peserta menerima pelatihan tentang budidaya ikan lele berkelanjutan dan pemasaran online. Kami mengumpulkan data melalui kuesioner dan wawancara untuk menilai kepuasan, peningkatan pengetahuan, dan rencana implementasi. Hasil menunjukkan kepuasan peserta yang tinggi (skor rata-rata ~4,5/5) pada semua aspek pelatihan, dengan peningkatan signifikan dalam pengetahuan teknis. Pasca pelatihan, peserta melaporkan tingkat kelangsungan hidup rata-rata ikan lele >90% dan hasil produksi sekitar 20–25 kg per unit dalam waktu 3,5–4 bulan. Terbentuknya kelompok petani “Lele Mandiri” juga ternyata mampu meningkatkan produksi kolektif, pemasaran, dan sebagai alat untuk pertukaran informasi. Integrasi WhatsApp Business telah membantu memperluas akses pasar dan memudahkan peserta untuk melakukan penjualan. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa model terintegrasi ini secara efektif mampu meningkatkan kapasitas komunitas dan keberlanjutan sosial bagi para peserta. Sehingga para peserta dapat meningkatkan peluang pendapatan, sekaligus memperkuat pemberdayaan sosial dan pembangunan komunitas yang berkelanjutan.