Meningkatnya populasi lansia merupakan fenomena global yang tidak hanya terjadi di Negara maju namun juga di Negara berkembang termasuk Indonesia. Arah kebijakan pemerintah terhadap penduduk lanjut usia berfokus pada perawatan jangka panjang dan perluasan perlindungan sosial bagi lansia. Kebijakan sosial ramah lansia tersebut menjadi penting di tengah peningkatan jumlah penduduk tua di Indonesia. Yogyakarta memiliki sumber daya lansia yang tinggi diatas rata-rata populasi di tingkat nasional, hal ini salah satunya dipengaruhi oleh semakin meningkatnya usia harapan hidup di kota Yogyakarta. Pemerintah kota Yogyakarta sedang menyusun rencana aksi daerah tentang penyelenggaraan kesejahteraan lansia 2023-2026, arah kebijakannya yakni mewujudkan kota ramah lansia dan meluncurkan program Layanan Lansia Terintegrasi (LLT). Kelurahan Purbayan, Kotagede merupakan salah satu kelurahan yang ditunjuk sebagai pilot projek penerapan program LLT, berdasarkan alasan tersebut penelitian ini berupaya mengkaji lingkungan binaan kampung ramah lansia yang ada di Kelurahan Purbayan, Kotagede. Parameter yang digunakan dalam mengkaji lingkungan binaan kampung ramah lansia diadopsi dari WHO yang terangkum dalam pedoman kota ramah lansia dan komunitas yang terdiri dari 8 parameter : gedung dan ruang terbuka, transportasi, perumahan, partisipasi sosial, penghargaan dan inklusi sosial, partisipasi sipil dan pekerjaan, dukungan komunitas dan fasilitas kesehatan, serta komunikasi dan informasi. Salah satu indikator wilayah yang ramah bagi lansia adalah tersedianya ruang publik yang aman dan nyaman bagi lansia, penelitian ini berupaya mengkaji lebih jauh terkait setting area kampung ramah lansia yang telah menjadi pilot project penerapan program LLT. Kebiasaan serta karakter para lansia di kelurahan Purbayan Kotagede akan menjadi objek penelitian, dengan memetakan kondisi lansia tersebut dan memberi usulan desain ruang publik yang aman dan nyaman untuk lansia beraktifitas di lingkungan kampung. Meski terkesan mempersiapkan desain ruang publik yang aman dan nyaman bagi lansia, namun sebenarnya penelitian ini juga merupakan upaya menyiapkan “rumah” masa depan kita kelak juga akan menjadi lansia