Pengabdian Masyarakat Rumah Laktasi memberikan dukungan sosial yang kuat bagi ibu nifas, memungkinkan mereka untuk menyusui dengan nyaman dan efektif, yang berdampak pada peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak. Nira, atau air sadapan dari pohon aren/kelapa, dikenal memiliki kandungan nutrisi seperti karbohidrat, vitamin, dan mineral yang dapat membantu meningkatkan energi ibu serta merangsang produksi ASI. Selain itu, nira merupakan minuman tradisional yang mudah diperoleh di masyarakat pedesaan dan relatif murah. Melihat potensi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pembagian nira bagi ibu menyusui menjadi salah satu langkah nyata untuk memberikan dukungan gizi, meningkatkan produksi ASI, sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya ASI eksklusif. Dengan adanya kegiatan ini, para ibu nifas maupun ibu menyusui dapat lebih termotivasi dalam memberikan ASI eksklusif, sehingga angka keberhasilan pemberian ASI meningkat dan turut mendukung pencapaian derajat kesehatan ibu dan anak Hal ini akan berkontribusi pada penurunan angka stunting dan meningkatkan status gizi bayi. Metode yang dilakukan adalah muali dari sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, Antusiasme peserta sangat baik, ditunjukkan dengan partisipasi aktif dalam diskusi dan pengisian informed consent untuk mengikuti program Rumah Laktasi. Adanya peningkatan pemahaman tentang kualitas ASI, cara pumping sesuai SOP, serta pencegahan masalah laktas. Monitoring dilakukan melalui kuesioner dari ibu nifas dan bidan mitra. Hasil evaluasi menunjukkan 90% responden merasa terbantu dengan adanya Rumah Laktasi, baik dari segi kenyamanan menyusui maupun peningkatan produksi ASI. Rata-rata peningkatan nilai pengetahuan peserta mencapai kategori baik Ibu nifas melaporkan peningkatan produksi ASI dan lebih percaya diri menyusui.