Sari, Mutia Perwita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Wanita Tani melalui Produksi Eco-Enzyme sebagai Pupuk Organik Cair Berkelanjutan di Desa Terara Septarini, Shofwatunnida'; Susanti, Dwi Rahayu; Sari, Mutia Perwita; Hakim, Arif Rahman
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10982

Abstract

Limbah rumah tangga organik di Kabupaten Lombok Timur, khususnya Desa Terara, masih menjadi persoalan lingkungan yang belum tertangani dengan baik. Di lokasi ini limbah rumah tangga ditangani melalui pembakaran atau pembuangan sembarangan yang berpotensi mencemari lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sinar Mulia melalui produksi eco-enzyme sebagai pupuk organik cair berkelanjutan. Metode pelaksanaan yang digunakan mencakup sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, evaluasi, dan monitoring. Selain itu telah  dilakukan studi pendahuluan untuk mengidentifikasi permasalahan, dilanjutkan dengan uji coba pembuatan eco-enzyme dari sampah dapur organik (kulit buah dan sayuran) yang difermentasi dengan gula merah dan air. Peserta kemudian dilibatkan dalam praktik langsung agar mampu memproduksi eco-enzyme secara mandiri. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner dan diskusi, sementara monitoring fermentasi dilakukan untuk menilai kualitas produk yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair dengan rata-rata sebesar 90%. Produk eco-enzyme yang dihasilkan memiliki kualitas fisik baik dan terbukti meningkatkan pertumbuhan tanaman sayuran hingga 37% dibanding kontrol. Program ini tidak hanya mengurangi volume sampah rumah tangga dan menekan pencemaran lingkungan, tetapi juga memperkuat kemandirian petani, mendukung praktik pertanian organik, serta membuka peluang ekonomi melalui pengembangan produk unggulan desa.