Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS SEBAGAI PILAR GOOD GOVERNANCE DALAM MANAJEMEN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Puspita W, Dhevin M.Q Agus; Tabrani, Abd Muis; Fatmawati, Erma; Pramitha, Devi
AS-SUNNIYYAH Vol 5 No 01 (2025): September
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/assunniyyah.v5i01.2859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual dan analitis peran transparansi dan akuntabilitas sebagai pilar utama good governance dalam manajemen lembaga pendidikan Islam. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada semakin kuatnya tuntutan tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel seiring dengan meningkatnya keterlibatan publik serta regulasi pengelolaan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur deskriptif-analitis terhadap buku akademik, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan yang relevan dalam kurun sepuluh tahun terakhir. Analisis data dilakukan melalui analisis isi dan analisis tematik yang disintesis secara konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip transparansi dan akuntabilitas tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme administratif dalam pengelolaan lembaga pendidikan Islam, tetapi juga memiliki landasan normatif yang kuat dalam ajaran Islam melalui nilai amanah, ṣidq (kejujuran), dan mas’ūliyyah (tanggung jawab). Transparansi berperan penting dalam membuka akses informasi, memperkuat pengawasan publik, serta meningkatkan partisipasi pemangku kepentingan, sedangkan akuntabilitas menjadi mekanisme pertanggungjawaban yang mencakup dimensi administratif, profesional, dan spiritual. Integrasi prinsip good governance dengan nilai-nilai Islam terbukti berkontribusi terhadap peningkatan mutu kelembagaan dan penguatan kepercayaan publik. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sistem pelaporan, pengawasan internal, dan budaya organisasi berbasis etika dan spiritualitas Islam sebagai strategi pengembangan manajemen lembaga pendidikan Islam yang berkelanjutan
Transformasi Pesantren di Era Globalisasi Digital: Inovasi Pendidikan Islam dan Adaptasi Kelembagaan Puspita W, Dhevin M.Q Agus; Tabrani, Abd Muis; Fatmawati, Erma; Pramitha, Devi
Journal of Islamic Education and Pedagogy Vol 3 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Al Falah As Sunniyah Kencong Jember (UAS Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/jiep.v3i1.2879

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia memiliki daya tahan historis dan peran strategis dalam pembentukan karakter, moralitas, serta tradisi keilmuan umat Islam. Dalam konteks globalisasi digital, pesantren dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, seperti disrupsi teknologi, perubahan paradigma pembelajaran, serta tuntutan kompetensi global yang semakin kompetitif. Kondisi tersebut menuntut pesantren untuk melakukan transformasi agar tetap relevan tanpa kehilangan identitas keislaman dan nilai-nilai kepesantrenan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif transformasi pesantren di Indonesia dalam menghadapi era globalisasi digital, dengan menitikberatkan pada inovasi pendidikan Islam dan adaptasi kelembagaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis berbasis studi literatur dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola transformasi pesantren secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pesantren berlangsung secara gradual, kontekstual, dan berbasis nilai. Inovasi pendidikan Islam tercermin dalam integrasi kurikulum agama dan ilmu umum, pembaruan metode pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi digital secara selektif dan beretika. Pada aspek kelembagaan, pesantren melakukan adaptasi melalui modernisasi tata kelola, profesionalisasi manajemen, fleksibilitas struktur organisasi, serta penguatan jejaring dan kemitraan strategis, tanpa menghilangkan peran sentral kiai sebagai penjaga nilai dan otoritas moral. Seluruh proses transformasi tersebut dijiwai oleh dimensi humanis pesantren yang meneguhkan nilai keislaman, akhlak, dan moderasi beragama. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian pesantren kontemporer dan menawarkan kerangka transformasi pesantren yang berkelanjutan di era globalisasi digital.