Sabarina Panjaitan , Ribka
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Tingkat Pengetahuan pada Pasien Diabetes Melitus dengan Perilaku Pencegahan Katarak Fitriyani, Selvia; Juliani, Enni; Sabarina Panjaitan , Ribka
Jurnal Pustaka Keperawatan (Pusat Akses kajian Keperawatan) Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pustaka Keperawatan
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic disease commonly found in the community and is often referred to as a “silent killer” because it frequently shows no symptoms in its early stages. Nevertheless, diabetes can lead to various serious complications, including eye disorders such as cataracts. Cataracts are a common ocular complication in individuals with diabetes and can potentially lead to permanent blindness if not treated promptly.Efforts to prevent complications from diabetes largely depend on the patient’s understanding of how to manage the disease. This includes controlling blood sugar levels, blood pressure, cholesterol, adopting a healthy lifestyle, adherence to medication, and undergoing regular eye examinations. A good level of knowledge helps shape a positive mindset, which in turn influences preventive behavior, including the prevention of cataracts. In other words, the higher a person’s knowledge about their disease, the better their preventive behavior tends to be.This study aims to determine the relationship between the level of knowledge among diabetes mellitus patients and their behavior in preventing cataracts at Hospital X, Jakarta. The study employs a quantitative approach with a cross-sectional design and involves 105 respondents who were selected through the distribution of questionnaires. Data analysis was conducted using the Spearman test and showed a significance value of 0.345 (p < 0.01). This result indicates a relationship between the level of knowledge and cataract prevention behavior, although with a weak correlation. These findings suggest that increasing patients’ knowledge still plays a role in shaping better preventive behavior
Edukasi Dampak Bullying Terhadap Minat Belajar Siswa di SMA Budi Mulia Jakarta: Pengabdian Kepada Masyarakat Marselinus, Kristoforus; Setyaningsih , Tri; Sabarina Panjaitan , Ribka; Kahendra, Fariz
Jurnal Pengabdian Kesehatan Vol 3 No 1 (2026): SerQua : Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying merupakan fenomena yang masih banyak terjadi di lingkungan sekolah dan berimplikasi serius terhadap kondisi psikologis serta minat belajar siswa. Korban bullying cenderung mengalami penurunan konsentrasi, kepercayaan diri, dan partisipasi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak bullying terhadap minat belajar siswa serta mengevaluasi efektivitas intervensi edukatif sebagai upaya peningkatan pemahaman siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain pre-test dan post-test. Subjek penelitian terdiri atas 175 siswa kelas X SMA Budi Mulia Jakarta Pusat yang dipilih sebagai populasi strategis dalam pembentukan perilaku belajar. Intervensi dilakukan melalui edukasi interaktif yang meliputi ceramah, diskusi kelompok, role play, dan studi kasus. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan perhitungan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami peningkatan pengetahuan pada kategori rendah (73,7%) dan sedang (26,3%), serta tidak ditemukan peningkatan pada kategori tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi memberikan dampak awal terhadap peningkatan pemahaman siswa mengenai dampak bullying terhadap minat belajar, namun efektivitasnya belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berkelanjutan dan terintegrasi dalam sistem pendidikan sekolah guna menghasilkan perubahan pengetahuan dan sikap siswa yang lebih mendalam dan berkelanjutan. Kata kunci: bullying, minat belajar, edukasi, siswa SMA.