Bullying merupakan fenomena yang masih banyak terjadi di lingkungan sekolah dan berimplikasi serius terhadap kondisi psikologis serta minat belajar siswa. Korban bullying cenderung mengalami penurunan konsentrasi, kepercayaan diri, dan partisipasi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak bullying terhadap minat belajar siswa serta mengevaluasi efektivitas intervensi edukatif sebagai upaya peningkatan pemahaman siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain pre-test dan post-test. Subjek penelitian terdiri atas 175 siswa kelas X SMA Budi Mulia Jakarta Pusat yang dipilih sebagai populasi strategis dalam pembentukan perilaku belajar. Intervensi dilakukan melalui edukasi interaktif yang meliputi ceramah, diskusi kelompok, role play, dan studi kasus. Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan perhitungan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami peningkatan pengetahuan pada kategori rendah (73,7%) dan sedang (26,3%), serta tidak ditemukan peningkatan pada kategori tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi memberikan dampak awal terhadap peningkatan pemahaman siswa mengenai dampak bullying terhadap minat belajar, namun efektivitasnya belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berkelanjutan dan terintegrasi dalam sistem pendidikan sekolah guna menghasilkan perubahan pengetahuan dan sikap siswa yang lebih mendalam dan berkelanjutan. Kata kunci: bullying, minat belajar, edukasi, siswa SMA.
Copyrights © 2026