This Author published in this journals
All Journal Agroteksos
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KONTRIBUSI PENDAPATAN WANITA PADA USAHA ANYAMAN ROTAN TERHADAP PENDAPATAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN KELUARGA DI KECAMATAN PRAYA TIMUR KABUPATEN LOMBOK TENGAH Wuryantoro, Wuryantoro; Ayu, Candra; Widianti, Liza
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 3 (2025): Jurnal Agroteksos Desember 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1537

Abstract

Di Kecamatan Praya Timur, kerajinan rotan merupakan suatu kegiatan bisnis yang dilakukan oleh wanita sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga dan kesejahteraan keluarga. Penelitian bertujuan mengetahui kontribusi pendapatan wanita pengrajin terhadap pendapatan keluarga dan kesejahteraan rumah tangga di Praya Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dan analitis dengan sampel 45 pengrajin di desa terpadat yang mengisahkan anyaman rotan, yaitu Desa Beleke, Desa Sengkerang dan Desa Mujur. Hasil penelitian menunjukkan, dari total pendapatan keluarga Rp 36,938,329, kontribusi usaha anyaman rotan mencapai 23%, lebih besar dibanding kontribusi dari sektor usahatani. Pendapatan sektor pertanian hanya memberikan kontribusi 14% dari total pendapatan keluarga, menandakan bahwa ketergantungan yang rendah pada sektor pertanian. Pengeluaran rumah tangga dominan untuk pangan (65%) dan sisanya untuk non-pangan (35%). Indikator kesejahteraan rumah tangga dengan DBRT sebesar 2,1 menunjukkan penghasilan wanita pengrajin beserta keluarganya mampu memenuhi kebutuhan hidup. Sementar itu pengukuran tingkat kesejahteraan keluarga dengan indikator NTRP menghasilkan nilai 1,5 menandakan kesejahteraan yang cukup baik meskipun masih rawan karena ketergantungan pendapatan suami dari luar negeri. Kontribusi wanita pengrajin anyaman rotan cukup signifikan terhadap kesejahteraan keluarga, dimana dengan indikator DBRT memberikan kontribusi 48%, sedangkan dengan indikator NTRP 33%