Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengujian Kualitas Air Bor sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat di Kelurahan Sidorahayu, Malang: Groundwater Quality Testing to Enhance the Quality of Life of Communities in Sidorahayu Subdistrict, Malang Regency Jayaputra, Harsalim Aimunandar; Pratama , Gindang Rain; Pradani, Diana Irmawati; Aditya, Muhammad Tri; Arystianto, Deni Putra; Susilo, Helik
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terintegrasi Vol. 10 No. 1 (2025): December
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jindeks.v10i1.9130

Abstract

Kualitas air bersih merupakan faktor penting dalam mendukung kesehatan masyarakat, terutama di kawasan perumahan padat penduduk. Penelitian dan program ini bertujuan untuk menguji serta meningkatkan kualitas air bor di Kelurahan Sidorahayu, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, guna memastikan kesesuaiannya dengan standar baku mutu air untuk keperluan higiene dan sanitasi. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pengujian air dilakukan pada beberapa titik sumur bor yang dipilih secara representatif dengan parameter meliputi pH, Total Dissolved Solids (TDS), konduktivitas, Oxidation Reduction Potential (ORP), dan suhu, kemudian dibandingkan dengan ketentuan Permenkes No. 2 Tahun 2023. Hasil menunjukkan nilai pH 8,19–8,25 masih dalam batas aman meskipun cenderung basa, TDS 119–137 ppm, dan konduktivitas 114–131 µS/cm yang menandakan kualitas air relatif baik untuk keperluan nonkonsumsi. Namun, nilai ORP negatif menunjukkan kondisi reduktif yang berpotensi memengaruhi aspek mikrobiologis, sehingga diperlukan uji lanjutan terhadap Escherichia coli dan Total Coliform. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan langkah teknis seperti pemasangan filter sederhana, perebusan air, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan pengelolaan limbah. Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara masyarakat, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah mampu mendukung pengelolaan air bersih yang berkelanjutan.