Strategi Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) menjadi pendekatan yang efektif untuk mengembangkan nalar empatik dan moderat peserta didik. Melalui pemberian masalah-masalah kontekstual terkait keberagaman, toleransi, dan isu sosial-keagamaan, peserta didik dilatih untuk menganalisis situasi secara kritis, memahami perspektif orang lain, dan merumuskan solusi yang humanis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi kepustakaan (library research), yang mengkaji berbagai teori, hasil penelitian, dan praktik implementasi PBL dalam pembelajaran PAI. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi relevansi strategi PBL dalam pembentukan sikap empatik dan moderat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, keterampilan kolaborasi, serta membangun kesadaran sosial keagamaan yang inklusif. Penerapan PBL dalam PAI tidak hanya mengembangkan kompetensi kognitif, tetapi juga karakter peserta didik melalui proses refleksi, dialog, dan pemecahan masalah secara konstruktif. Dengan demikian, PBL merupakan strategi yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai empati dan moderasi beragama dalam konteks pendidikan Islam. Kesimpulan dari penerapan strategi ini adalah PBL meningkatkan kepekaan sosial dan empati peserta didik. Melalui penyajian masalah-masalah nyata yang berkaitan dengan isu keberagaman, konflik sosial, dan dinamika keagamaan, peserta didik terlibat dalam proses memahami sudut pandang orang lain. Proses diskusi kelompok dan refleksi membantu mereka menyadari perbedaan pengalaman, kebutuhan, serta nilai yang dimiliki orang lain. The Problem-Based Learning (PBL) strategy in Islamic Religious Education (PAI) learning is an effective approach to developing empathetic and moderate reasoning in students. By providing contextual problems related to diversity, tolerance, and socio-religious issues, students are trained to analyze situations critically, understand others' perspectives, and formulate humanistic solutions. This study used a qualitative method with a library research design, which examined various theories, research results, and practices of PBL implementation in PAI learning. Data were analyzed using content analysis techniques to identify the relevance of the PBL strategy in developing empathetic and moderate attitudes. The results showed that PBL can improve critical thinking skills, collaboration skills, and build inclusive socio-religious awareness. The application of PBL in PAI not only develops cognitive competencies but also students' character through a process of reflection, dialogue, and constructive problem-solving. Thus, PBL is an appropriate strategy to strengthen the values of empathy and religious moderation in the context of Islamic education. Congclusion PBL enhances students' social sensitivity and empathy. By presenting real-life problems related to diversity, social conflict, and religious dynamics, students engage in the process of understanding others' perspectives. Group discussions and reflections help them recognize the differences in experiences, needs, and values held by others.