Corruption hinders economic growth, reduces investor confidence, and exacerbates social injustice. Key contributing factors include economic pressure, greed, and weak oversight. This study evaluates the impact of corruption on Indonesia's inflation and economic growth 2019-2024 using secondary data from Statistics Indonesia (BPS), Transparency International, World Bank, and Bank Indonesia. The results show that high levels of corruption contribute to economic instability. Policy reforms, transparency, and strict law enforcement are needed to improve CPI scores, curb inflation, and promote sustainable economic growth. Corruption increases inflation, discourages investment, and weakens the economy. Korupsi menghalangi pertumbuhan ekonomi, mengurangi kepercayaan dari investor, dan memperburuk ketidakadilan sosial. Faktor-faktor utama yang menjadi penyebabnya termasuk tekanan ekonomi, keserakahan, dan lemahnya pengawasan. Penelitian ini mengevaluasi dampak korupsi terhadap inflasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2019 - 2024 dengan menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), Transparency International, World Bank, dan Bank Indonesia. Hasilnya memperlihatkan bahwa tingginya tingkat korupsi berkontribusi pada ketidakstabilan ekonomi. Reformasi kebijakan, transparansi, dan penegakan hukum yang ketat diperlukan untuk meningkatkan skor CPI, menekan inflasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Korupsi meningkatkan inflasi, menghambat investasi, dan melemahkan ekonomi.