Discovery Learning merupakan salah satu model pembelajaran yang menekankan pada proses menemukan konsep melalui kegiatan berpikir, mengamati, memecahkan masalah secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model Discovery Learning terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi sistem pernapasan manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen yang berbentuk desain pretest-posttest satu kelompok. Peserta dalam penelitian ini terdiri dari 31 siswa. Alat penelitian terdiri dari tes hasil belajar (pretest dan posttest). Analisis menunjukkan rata-rata skor pretest adalah 43,70 dan meningkat menjadi 75,96 pada posttest, dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,57 (kategori sedang). Peningkatan hasil belajar tersebut terjadi karena Discovery Learning memberikan kesempatan bagi siswa untuk terlinbat aktif dalam menemukan sendiri konsep yang dipelajari. Selain itu, model ini juga menumbuhkan rasa ingin tahu, kemandirian, dan ketrampilan berpikir kritis yang berpengaruh positif terhadap hasil belajar. Dengan demikian, kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Discovery Learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya pada materi sistem pernapasan manusia. Model ini dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran inovatif dan berpusat pada siswa untuk meningkatkan konsep serta hasil belajar pada pembelajaran Biologi