Andini, Farah Aprillia
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Kinerja Irigasi Bawah Permukaan Berpori pada Budidaya Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.) Triana, Arjuna Neni; Mursidi, Mursidi; Setyaaji, Primayoga Harsana; Kartika, Jaya Mega; Andini, Farah Aprillia
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 19, No 3 (2025): TEKNOTAN, Desember 2025
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol19n3.5

Abstract

Irigasi bawah permukaan berpori adalah inovasi terkini dalam pengairan, yang memungkinkan penyaluran air di sekitar akar tanaman tanpa mengalami evaporasi, aliran permukaan, maupun infiltrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan air dengan menggunakan irigasi berpori, sehingga dapat meningkatkan produktivitas tanama. Metode penelitian yang digunakan dalam adalah metode deskriptif dan studi pustaka yang menyajikan data dalam bentuk tabel dan grafik. Parameter penelitian pada penelitian ini yaitu suhu dan kelembaban udara, sifat fisik tanah, konduktivitas hidrolik, pola sebaran, evapotranspirasi aktual (ETc), koefisien tanaman (Kc), total kebutuhan air tanaman, efisiensi penggunaan air dan produktivitas tanaman. Hasil pengukuran evapotranspirasi aktual tanaman pada setiap fase pertumbuhan tanaman berturut-turut yaitu 2,45 mm/hari, 3,4 mm/hari dan 1,25 mm/hari. Rerata nilai evapotranspirasi potensial tanaman (ETo) adalah sebesar 2,49 mm/hari. Nilai koefisien tanaman (Kc) pada masa vegetatif adalah 0,9, generatif sebesar 1,3 dan generatif akhir sebesar 0,5. Total kebutuhan air tanaman tomat selama masa vegetatif yaitu 4 liter, generatif sebanyak 8,4 liter dan generatif akhir (panen) sebanyak 1,2 liter. Pola sebaran air tertinggi yaitu 3,9 cm (B8), sedangkan yang terendah nya yaitu B2 dihari pertama dengan 3,0 cm.  Pada pola sebaran air yang di dapatkan sebaran yg menyebarkan airnya dengan baik yaitu pada M1. Produksi tanaman tertinggi pada Q1N2M2 yaitu penyiraman 2 menit dengan pertambahan nutrisi 200 ppm perminggu serta media tanam campuran tanah ultisol dan cocopeat. Jumlah daun tebanyak pada sampel Q1N2M2 yaitu 198 helai dan Q2N2M2. Berat buah tertinggi terdapat pada sampel Q1N2M2 dengan rerata berat sebesar 103,55 gram.