Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

WATER TREATMENT SYSTEM UNTUK PENINGKATAN MUTU KUALITAS AIR KOLAM AKIBAT PERTUMBUHAN ALGA (ALGAE) Pratiwi, Devi Megarusti; Mitsaq Addina Nisa; Rafie Itharani Ulkhaq
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol. 30 No. 2 (2025): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v30i2.6817

Abstract

One of the areas planned as a swimming pool tourist attraction with natural views is located in Cipelang Village, Cijeruk District, Bogor Regency, which has a land area of 1.5 hectares. The purpose and contribution of the research is to plan a swimming pool system (water treatment) in a tourist pool contaminated by algae bloom. This research will begin by calculating the amount of rainwater discharge and water load on the ground surface, then measuring the water quality of the swimming pool contaminated with algae bloom in accordance with the Minister of Health Regulation Number 2 of 2023, namely Temperature, Turbidity, Odor, Laboratory Acidity Degree (pH), Residual Chlorine, Escherichia Coli. Then continued by compiling a DED (Detail Engineering Design) for the pool structure along with its water treatment. The results of water quality testing for the swimming pool are for parameters Temperature 26°C, Turbidity 0.45 NTU, Odor 1.4, Laboratory Acidity Degree (pH) 5.7, Residual Chlorine 1.75 mg/L, Escherichia Coli <1 CFU/100ml. After being designed for a pump system and implementing a water treatment system in the filtration system and adding PAC (Poly Aluminum Chloride), Alum, Soda Ash Dense USA, and 60% Chlorine Powder chemicals, the results of laboratory tests after the water was clear were that it met the requirements for all parameters.
Pelatihan dan pendampingan peningkatan kompetensi dalam penerapan teknik sipil yang tepat guna untuk pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur perkebunan kelapa sawit Berumbung Baru, Dayun, Siak, Riau Lilis Tiyani; Rafie Itharani Ulkhaq; Eka Sasmita Mulya; Tri Widya Swastika
Abdimas Siliwangi Vol. 9 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/as.v9i1.29688

Abstract

Perkebunan kelapa sawit di Dayun, Siak, Riau, memiliki peran penting dalam perekonomian lokal, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam hal infrastruktur. Jalan-jalan perkebunan yang kurang memadai, sistem drainase yang tidak optimal, serta pemanfaatan material lokal yang belum maksimal menjadi kendala utama. Keterbatasan pemahaman masyarakat dan pekerja perkebunan mengenai teknik sipil yang tepat dalam membangun dan memelihara infrastruktur perkebunan juga menjadi faktor yang mempengaruhi efisiensi dan keberlanjutan industri kelapa sawit di daerah ini. Program pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat, terutama pekerja perkebunan dan pihak terkait, dalam penerapan teknik sipil yang tepat guna untuk pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur perkebunan kelapa sawit. Secara khusus, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai desain konstruksi jalan perkebunan yang tahan terhadap kondisi cuaca dan lingkungan, memberikan keterampilan praktis dalam penggunaan material lokal, seperti limbah kelapa sawit, sebagai bahan konstruksi alternatif yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan, mengajarkan Teknik perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur Perkebunan, termasuk system drainase untuk mengurangi resiko banjir dan meningkatkan kapasitas Masyarakat dalam merancang Solusi infrastruktur yang lebih efisien dan berkelanjutan sesuai dengan prinsip Teknik Sipil. Adanya Pelatihan terkait Pelatihan Peningkatan Kompetensi Teknik Sipil dalam Infrastruktur Perkebunan Kelapa Sawit di Dayun, Siak, Riau” ini diharapkan masyarakat Dayun dapat lebih mandiri dalam membangun dan merawat infrastruktur perkebunan kelapa sawit, sehingga meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.