Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Produk Minuman Sinbiotik Yoghurt Kacang Kedelai (SOYGHURT) dengan Penambahan Kulit Melinjo (Gnetum Gnemon L.) Maharani, Cakra; Yunieswati, Wilda
Jurnal Nutrire Diaita (Ilmu Gizi) Vol 17, No 01 (2025): NUTRIRE DIAITA
Publisher : Lembaga Penerbitan Unversitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/nut.v17i01.8274

Abstract

Pangan menjadi bagian penting dalam kehidupan yang dapat berpengaruh dalam kehidupan. Namun dengan meningkatnya kejadian Penyakit Tidak Menular (PTM), pangan tidak hanya menjadi pemenuhan kebutuhan gizi utama, tetapi juga menjadi pangan yang memiliki fungsi untuk kesehatan tubuh yang mengkonsumsinya sehingga dinamakan pangan fungsional. Sinbiotik, gabungan prebiotik dan probiotik, menjadi salah satu pangan fungsional yang jarang ditemukan di pasaran dan menarik untuk dikembangkan. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pengembangan produk sinbiotik yoghurt sari kacang kedelai (soyghurt) dengan penambahan kulit melinjo (gnetum gnemon L.). Soyghurt dibuat dengan membuat satu kontrol dan tiga perlakuan, serta tiga kultur bakteri starter, yaitu Lactobacillus Bulgaricus, Streptococcus Thermophilis, dan Lactobacillus Acidophilus. Pembuatan soyghurt dimulai dari pembuatan sari kacang kedelai, lalu diinokulasi dengan sari kulit melinjo dan bakteri starter setelah dipasteurisasi. Parameter analisis meliputi uji organoleptik dan analisis kandungan gizi. Data yang dianalisis tidak berdistribusi normal sehingga menggunakan analisis kruskal wallis dilanjutkan uji lanjut mann-whitney, serta menentukan formula terpilih menggunakan Metode Perbandinag Eksponensial (MPE). Terdapat perbedaan antara F0 dengan F1, F2 dan F3 terhadap mutu warna, aroma, rasa, dan tekstur, namun tidak terdapat perbedaan antara F1, F2 dan F3. Hasil uji hedonik dan MPE didapatkan formula yang paling disukai adalah F2 (80 gr kacang kedelai dan 20 gr kulit melinjo) dengan hasil kandungan gizi energi total 78.08 kkal, kadar abu 0.54%, kadar lemak total 3.99%, kadar air 84.94%, karbohidrat 4.18%, kadar protein 6.36%, serat pangan 2.75%, dan total BAL 1.5x108dan takaran saji 125 ml.
Pengembangan Pancake Pangan Fungsional Berbasis Nutrisi Vitamin dari Spirulina, Kedelai, dan Beras Merah (NUTRIVITA-SKB) untuk Dukungan Gizi Anak Mahanani, Amalia Jati; Maharani, Cakra; Sarbini, Dwi
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 8 No. 3 (2026): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v8i3.2040

Abstract

The development of functional pancake (NUTRIVITA-SKB) based on spirulina, soybean, and red rice for child nutritional support is motivated by the high prevalence of stunting and malnutrition among children in Indonesia. This study aimed to develop a functional food product in the form of pancake and to evaluate its physical quality, sensory attributes, and nutritional content. The study used three formulations tested through color analysis, moisture content determination, sensory evaluation by 15 panelists, and nutrient calculation including energy, protein, fat, carbohydrate, and dietary fiber. The results showed that the third formulation had the brightest color with lightness value of 39.45, redness of 25.8, and yellowness of 16.85, the lowest moisture content of 20.96 percent, and the highest energy and protein content of 491.8 kilocalories and 25.2 grams. Meanwhile, the first formulation obtained the highest organoleptic scores in taste, aroma, texture, and overall acceptability. The nutritional profiles of all formulations indicate strong potential to meet children's energy and protein requirements. The third formulation is more suitable for nutritional support, while the first formulation is more acceptable to consumers. Therefore, NUTRIVITA-SKB pancake has promising potential to be developed as an innovative functional food to support child nutrition.