Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SKRINING FITOKIMIA LIMBAH KULIT BUAH AREN (ARENGA PINNATA MERR.) SEBAGAI HASIL HUTAN BUKAN KAYU Arioen, Refi; Damsir, Damsir; Aziz, RZ Abdul; Ayunisa, Puan Mutia; Yuliawati, Dona; Rahma, Safaa Atiqa
Jurnal Sylva Scienteae Vol 8, No 6 (2025): Jurnal Sylva Scienteae Vol 8 No 6 Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jss.v8i6.17436

Abstract

Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat, namun limbah biomassa dari pengolahan komoditas hutan, termasuk kulit buah aren (Arenga pinnata Merr.), masih jarang dimanfaatkan dan berpotensi mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan melakukan skrining fitokimia terhadap kulit buah aren dari hutan rakyat di sekitar Jalan Wan Abdul Rahman Lampung, untuk mengungkap kandungan senyawa bioaktif di dalamnya sebagai dasar ilmiah pemanfaatannya sebagai bahan baku produk alami bernilai tambah. Kulit buah aren diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian ekstrak diuji secara kualitatif melalui skrining fitokimia menggunakan pereaksi standar untuk mengidentifikasi golongan metabolit sekunder dan primer. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak kulit buah aren mengandung flavonoid, senyawa fenolik (termasuk fenol hidrokuinon dan tanin), saponin, steroid/triterpenoid, dan alkaloid, serta metabolit primer berupa asam amino dan gula pereduksi. Keberadaan golongan senyawa tersebut mengindikasikan potensi aktivitas biologis, terutama sebagai antimikroba dan antioksidan alami, yang relevan untuk pengembangan produk berbasis bahan alam di bidang pangan, farmasi, dan kimia. Studi ini memberikan informasi awal mengenai potensi kimia kulit buah aren sebagai sumber senyawa bioaktif. Dengan demikian, kulit buah aren yang selama ini hanya menjadi limbah berpeluang dioptimalkan pemanfaatannya sebagai sumber HHBK bernilai tambah sekaligus membantu menurunkan beban limbah biomassa di lingkungan sekitar lokasi pengolahan.
Phytochemical Screening and GC–MS Characterization of Arenga pinnata Merr. Fruit Peel Extract Using Ethanol, Methanol, and Chloroform as Natural Antimicrobial Candidates Arioen, Refi; Aziz, RZ Abdul; Ayunisa, Puan Mutia; Rahimah, Souvia; Md Sikin, Adi; Damsir; Yuliawati, Dona; Rahma, Safaa Atiqa
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 17 No 1 (2026): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosfer.v17i1.30264

Abstract

Antimicrobial resistance (AMR) has increased interest in sustainable bioresources as alternative antimicrobial candidates. This study mapped the bioactive compound profile of wild sugar palm (Arenga pinnata Merr.) fruit peel waste collected from the Wan Abdul Rahman Forest area, Lampung, Indonesia. It established a preliminary chemical basis for its antimicrobial potential. Qualitative phytochemical screening of a 96% ethanol extract confirmed the presence of flavonoids, phenolics, tannins, saponins, steroids/triterpenoids, alkaloids, amino acids, and reducing sugars, indicating a diverse spectrum of secondary metabolites associated with antimicrobial and antioxidant activities. GC–MS analysis of methanol–chloroform (8:2) and chloroform extracts identified 31 compounds, dominated by 1-eicosanol, 9,12-octadecadienoic acid methyl ester, 9-octadecenoic acid methyl ester, octadecanoic acid methyl ester, hexadecanoic acid methyl ester, and 1,2-benzenedicarboxylic acid diethyl ester. These findings provide a chemical baseline supporting sugar palm fruit peel waste as a promising local source of value-added natural bioactive compounds. Skrining Fitokimia dan Karakterisasi GC-MS Ekstrak Kulit Buah Arenga pinnata Merr. Menggunakan Etanol, Metanol, dan Kloroform sebagai Kandidat Antimikroba Alami ABSTRAK: Resistensi antimikroba (AMR) telah meningkatkan pencarian sumber hayati berkelanjutan sebagai kandidat antimikroba alternatif. Penelitian ini bertujuan memetakan profil senyawa bioaktif limbah kulit buah aren liar (Arenga pinnata Merr.) yang dikumpulkan dari kawasan hutan Wan Abdul Rahman, Lampung, Indonesia, serta menyusun dasar kimia awal untuk menilai potensinya sebagai sumber antimikroba alami. Skrining fitokimia kualitatif terhadap ekstrak etanol 96% mengonfirmasi keberadaan flavonoid, fenolik, tanin, saponin, steroid/triterpenoid, alkaloid, asam amino, dan gula pereduksi, yang menunjukkan keragaman metabolit sekunder yang berkaitan dengan aktivitas antimikroba dan antioksidan. Analisis GC–MS terhadap ekstrak metanol–kloroform (8:2) dan kloroform mengidentifikasi 31 senyawa, yang didominasi oleh 1-eicosanol, metil ester asam 9,12-oktadekadienoat, metil ester asam 9-oktadekenoat, metil ester asam oktadekanoat, metil ester asam heksadekanoat, dan dietil ester asam 1,2-benzenadikarboksilat. Temuan ini memberikan dasar kimia awal yang mendukung limbah kulit buah aren sebagai sumber lokal senyawa bioaktif alami bernilai tambah.