Masyarakat cenderung tidak mengetahui tata cara pengelolaan obat dengan tepat, yang berpotensi mengakibatkan dampak buruk pada kesehatan individu dan masyarakat secara keseluruhan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi terkait DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) sediaan farmasi di Posyandu Pemurus Dalam. Metode dalam kegiatan ini adalah ceramah edukasi kesehatan dengan media leaflet, yang disampaikan kepada masyarakat saat kegiatan posyandu. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap yaitu perencanaan, persiapan, dan pelaksanaan. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pengelolaan obat. Kegiatan diikuti 12 peserta yang merupakan masyarakat di wilayah kerja Posyandu Pemurus Dalam. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang pengelolaan sediaan farmasi yang tepat, dengan peningkatan pengetahuan rerata pretest ke postest sebesar 11,67%. Kesimpulan kegiatan ini pemberian informasi mengenai DAGUSIBU membantu dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan obat yang tepat. Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Farmasi, Lingkungan, Obat The community often lacks awareness of proper procedures for obtaining, using, storing, and disposing of medicines, which can have adverse effects on individual and community health. This community service activity aims to provide information related to the DAGUSIBU (Obtain, Use, Store, and Dispose) of pharmaceutical preparations at the Pemurus Dalam Posyandu. The method used in this activity is counselling through leaflets distributed to the community during posyandu activities. The activity was carried out in several stages, namely planning, preparation, and implementation. Evaluation was conducted through pretests and posttests to measure the effectiveness of the counseling in improving the community's understanding of drug management. The activity was attended by 12 community members from the Pemurus Dalam Posyandu working area. The results of the activity showed an increase in community knowledge about the proper management of pharmaceutical preparations, with an average increase in scores from the pretest to the posttest of 11,67%. This activity concludes that providing information about DAGUSIBU increases community knowledge and understanding of proper medicine management.