Adam Ardiansyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

NATURAL DYEING OF WOVEN FABRICS BY THE BADUY INDIGENOUS COMMUNITY: A STUDY OF CULTURAL CONSERVATION BEHAVIOR AND MODIFICATION: Pewarnaan Alami Tenun Oleh Masyarakat Adat Baduy : Kajian Perilaku Konservasi Budaya Dan Modifikasi Adam Ardiansyah; Maftuhi; Septian, Dandi Adhi; Ardhi, Andi Irfanha
Santhet: (Jurnal Sejarah, Pendidikan Dan Humaniora) Vol 10 No 1 (2026): SANTHET: (JURNAL SEJARAH, PENDIDIKAN DAN HUMANIORA)
Publisher : Proram studi pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/santhet.v10i1.6130

Abstract

The purpose of this study is to examine the cultural conservation practices of the Baduy Indigenous people and the changes they make in an attempt to preserve natural Tenun dyes. This study's methodology is qualitative and interdisciplinary, specifically cultural, and incorporates a number of ideas, including cultural conservation, conservation behavior, and adaptation. Interviews, literature reviews, and documentation served as the primary and secondary sources of the research data. According to the study's findings, the Baduy Indigenous group can gain economically and in terms of the preservation of natural biological resources by modifying natural colors. Furthermore, the community that has been successful in identifying plants with high economic potential in the Baduy environment undoubtedly benefits economically, and the benefits of conservation of natural resources include the preservation of a particular species and its habitat, which prevents damage from outside communities and tends to be beneficial and empowering for the Baduy community itself, as well as the sustainability of Baduy culture.
Pengaruh Persepsi Kemudahan Dan Kepercayaan Terhadap Penerimaan Atlet Terhadap Sistem Digital Scoring Pada Kejuaran Pencak Silat Adam Ardiansyah; Guntur Yulisatria; Yopi Hutomo Bhakti; Eki Aldapit
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol 14 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN (IN-PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i2.5726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Persepsi Kemudahan dan Kepercayaan terhadap Penerimaan Atlet terhadap Sistem Digital Scoring Kejuaraan Pencak silat. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan regresi linier berganda. Sampel terdiri dari 112 atlet pencak silat yang telah mengikuti kejuaraan dengan sistem digital scoring. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengadaptasi konstruk PEOU (Davis, 1989), Trust in System (McKnight et al., 2002), dan Behavioral Intention (UTAUT, Venkatesh et al., 2003), serta telah melalui validasi konstruk dan bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Persepsi Kemudahan (β = 0,29; p = 0,002) dan Kepercayaan (β = 0,41; p = 0,000) berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan atlet. Secara simultan, kedua variabel menjelaskan 56% variasi penerimaan atlet (R² = 0,56). Temuan ini menegaskan bahwa penerimaan teknologi dalam olahraga pencak silat bersifat multidimensional, melibatkan aspek teknis dan psikologis. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bahwa penyelenggara kejuaraan dan pengembang sistem digital scoring perlu memastikan kemudahan penggunaan, transparansi, dan keandalan sistem untuk meningkatkan penerimaan atlet. Penelitian lanjutan disarankan menambahkan variabel lain, menggunakan metode kualitatif, dan mengevaluasi efektivitas sistem secara objektif.