Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tata Kelola Pariwisata di Kota Gorontalo (Studi Kasus Benteng Otonaha dan Tamendao Beach) Samadi, Fitria; Aneta, Asna; Aneta, Yanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola pariwisata di Kota Gorontalo dengan fokus pada dua objek wisata, yaitu Benteng Otanaha dan Tamendao Beach. Kedua destinasi ini dipilih sebagai representasi wisata budaya-sejarah dan wisata alam yang memiliki potensi besar namun masih menghadapi berbagai tantangan pengelolaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pemerintah, pengelola wisata, serta masyarakat lokal. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori governance Pierre & Peters (2020), yang mencakup lima indikator utama: networked governance, kolaborasi, ko-governance, konflik dan negosiasi, serta multi-level governance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola pariwisata di Kota Gorontalo belum berjalan optimal. Pada aspek networked governance, kerja sama antaraktor masih lemah dan belum terstruktur. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha belum terbentuk secara strategis karena belum adanya kesepakatan peran yang jelas. Ko-governance menunjukkan bahwa pemerintah masih dominan, sementara peran masyarakat belum seimbang. Pada aspek konflik dan negosiasi, ditemukan perbedaan kepentingan terutama terkait lahan dan pengembangan fasilitas wisata. Sementara itu, multi-level governance belum berjalan terpadu karena kurangnya sinkronisasi antara pemerintah kota, provinsi, dan pihak pengelola. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan koordinasi, peningkatan kapasitas SDM pariwisata, perbaikan infrastruktur, serta model tata kelola partisipatif untuk mewujudkan pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan di Kota Gorontalo.