Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Revitalisasi Jalan Tunjungan dan Dampaknya terhadap Wisata Kuliner Lokal Stelson, Queen Allysha; Pasha, Rafi Nawfal; Sutopo, Viony Alexandra; Wijaya, Jessica Amelia; Tanaya, Andrew Louis; Dewi, Irra Chrisyanti; Nugraha, Kristian Agung
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4606

Abstract

Revitalisasi merupakan upaya untuk menghidupkan kembali sesuatu yang sebelumnya telah mengalami penurunan dari segi fungsi atau nilai, yang meliputi infrastruktur, tata ruang kota, dan juga meningkatkan daya tarik wisata. Dengan adanya revitalisasi, pengaruh yang timbul akan cukup besar dalam dunia wisata kuliner. Jalan Tunjungan adalah rumah bagi para warga lokal untuk menjalankan usaha, mulai dari beragam jenis kuliner, serta kerajinan tangan masyarakat lokal dan jasa, yang dapat meningkatkan stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan menggunakan metode observasi lapangan, dokumentasi, dan wawancara penduduk lokal sekitar, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak positif maupun negatif terhadap wisata kuliner di Jalan Tunjungan setelah adanya revitalisasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa banyak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengalami peningkatan dalam pendapatan dikarenakan bertambahnya nilai daya tarik wisata, namun biaya sewa dan produksi pun bertambah. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa revitalisasi yang terlaksana berdampak signifikan terhadap ekonomi masyarakat sekitar, akan tetapi adapun dampak negatifnya seperti biaya operasional yang meningkat, dan juga adanya beberapa UMKM yang mengalami penurunan pendapatan dikarenakan banyaknya muncul para pesaing yang menjual produk yang sama. Disimpulkan bahwa revitalisasi Jalan Tunjungan memberi dampak signifikan terhadap perekonomian masyarakat sekitar, meskipun dibutuhkannya strategi pengelolaan yang lebih bagus agar mengurangi peningkatan biaya operasional.
Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Charitta Perempuan Ardimulyo Melalui Peningkatan Kapasitas Pengolahan Produk Pangan (Kue dan Bakery) Berbahan Lokal Herdono, Ignatius Ismojo; Wibowo, Otje Herman; Oktavio, Adrie; Setiawardhani, Nanny; Sutopo, Viony Alexandra
Share: Journal of Service Learning Vol. 12 No. 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/share.12.1.%p

Abstract

Pemberdayaan perempuan desa merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, memperkuat ketahanan pangan lokal, dan mendorong pembangunan ekonomi berbasis komunitas. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) terhadap kelompok Charitta Perempuan di Desa Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, yang bergerak dalam produksi olahan pangan lokal. Program ini dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif, dengan menempatkan anggota kelompok sebagai mitra aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari persiapan, pelatihan teknis dan manajerial, pendampingan usaha, hingga monitoring dan evaluasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dari 250–300 donat per bulan menjadi hampir dua kali lipat, diiringi konsistensi kualitas produk yang lebih baik melalui pemanfaatan peralatan semi-modern. Kelompok juga berhasil melakukan diversifikasi produk berbasis bahan lokal, seperti donat pisang, roti singkong, dan brownies ubi ungu, serta meningkatkan identitas produk melalui kemasan berlabel. Aspek manajemen usaha dan pemasaran digital juga mengalami kemajuan signifikan dengan penerapan pencatatan keuangan sederhana, strategi harga, pembagian peran, dan promosi melalui media sosial serta platform e-commerce. Dampak sosial dan psikologis terlihat dari meningkatnya motivasi, kepercayaan diri, dan solidaritas anggota kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan perempuan desa melalui intervensi terstruktur dan partisipatif tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan pangan lokal, serta membuka peluang bagi ekspansi usaha yang berkelanjutan.