Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tasawuf dalam Tradisi Keilmuwan Islam: Analisis Konseptual Sejarah Perkembangan dan Relevansinya Umat Islam Pulungan, Nurhidayani; Siregar, Siti Chairunnisa; Matondang, Nurlaili Rismawati; Nasution, Alsya Frendi; Dasopang, Nursania
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5070

Abstract

Tasawuf merupakan salah satu disiplin keilmuan dalam Islam yang menekankan pengembangan dimensi batiniah manusia melalui proses penyucian jiwa (tazkiyat al-nafs) dan pembinaan akhlak mulia. Keberadaan tasawuf tidak hanya dipahami sebagai praktik spiritual individual, tetapi juga sebagai bagian integral dari tradisi keilmuan Islam yang memiliki landasan teologis dan historis yang kuat. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis tasawuf dalam tradisi keilmuan Islam dengan menitikberatkan pada aspek konseptual, sejarah perkembangan, serta relevansinya dalam kehidupan umat Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data penelitian diperoleh dari berbagai sumber literatur yang relevan, meliputi kitab klasik tasawuf, buku-buku akademik, serta artikel ilmiah yang tercantum dalam daftar pustaka makalah. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa tasawuf berkembang secara dinamis sejak masa awal Islam, berawal dari praktik zuhud yang menekankan kesederhanaan hidup dan pengendalian diri, kemudian berkembang menjadi disiplin keilmuan yang sistematis dengan konsep, metode, dan tokoh-tokoh utama yang berpengaruh. Tasawuf memiliki peran strategis dalam membentuk keseimbangan antara dimensi spiritual, moral, dan sosial manusia. Dalam konteks kehidupan modern yang ditandai oleh arus globalisasi, krisis spiritual, dan kecenderungan materialisme, tasawuf tetap relevan sebagai sarana pembinaan spiritual, penguatan nilai-nilai etika, serta pembentukan karakter umat Islam agar mampu menjalani kehidupan yang seimbang dan bermakna.
Murabahah sebagai Instrumen Pembiayaan dan Sumber Profitabilitas Perbankan Syariah di Indonesia Aulia, Ruli; Pulungan, Nurhidayani; Rasyid, Arbanur
Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2026): Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : PT. AHLAL PUBLISHER NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of Islamic banking in Indonesia has shown significant growth along with the increasing demand for financial services that comply with Sharia principles. In practice, murabaha has become the most dominant financing contract due to its simple structure, fixed margin, and ease of implementation. This study aims to analyze the role of murabaha as a financing instrument and a major source of profitability in Islamic banking in Indonesia. This research employs a descriptive qualitative approach using a library research method by reviewing relevant scholarly journals, books, and official publications. The findings indicate that murabaha financing contributes significantly to the financial performance of Islamic banks, particularly in improving profitability ratios such as Return on Assets (ROA) and Return on Equity (ROE) through relatively stable margin income. Nevertheless, the dominance of murabaha also poses challenges in terms of portfolio concentration, non-performing financing risk, and the reduced role of profit-and-loss sharing principles. Therefore, the development of murabaha should be accompanied by stronger governance, contract diversification, and enhanced Islamic financial literacy in order to align profitability objectives with the achievement of maqasid al-shariah and equitable economic development. Perbankan syariah di Indonesia mengalami perkembangan yang pesat, seiring dengan semakin tingginya permintaan masyarakat terhadap sistem keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Dalam praktik, akad murabahah telah menjadi produk pembiayaan yang paling banyak digunakan oleh bank syariah, karena dianggap memiliki struktur yang sederhana, kepastian margin, dan kemudahan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peran murabahah sebagai alat pembiayaan sekaligus sumber utama keuntungan bagi perbankan syariah di Indonesia. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, melalui analisis terhadap jurnal ilmiah, buku, dan publikasi resmi yang relevan. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa pembiayaan murabahah berkontribusi secara signifikan terhadap kinerja finansial bank syariah, terutama dalam meningkatkan rasio profitabilitas seperti Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE) melalui pendapatan margin yang stabil. Namun, dominasi murabahah juga menghadirkan tantangan, seperti konsentrasi portofolio, risiko pembiayaan yang bermasalah, dan pengurangan fungsi prinsip bagi hasil. Oleh karena itu, pengembangan murabahah perlu diimbangi dengan peningkatan tata kelola, diversifikasi akad, dan peningkatan pemahaman tentang keuangan syariah agar sejalan dengan tujuan maqashid al-shariah dan pembangunan ekonomi yang berkeadilan.