Dalam menghadapi persaingan global dan dinamika kebutuhan masyarakat yang kompleks, institusi Pendidikan Dasar dituntut untuk meningkatkan mutu Pendidikan dengan maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif determinan internal dan eksternal di SD Muhammadiyah Plus Semarang guna merumuskan formulasi strategi peningkatan mutu pendidikan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, staf administrasi, serta perwakilan komite sekolah/yayasan, dan studi dokumentasi. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian mengidentifikasi kekuatan internal berupa dukungan yayasan yang solid, tenaga pengajar berkualitas, kurikulum terintegrasi, dan reputasi sekolah yang baik. Namun, hambatan operasional ditemukan pada lemahnya sarana prasarana yang belum optimal, pemanfaatan teknologi yang belum merata, keterlibatan orang tua yang rendah, serta sistem dokumentasi dan evaluasi yang belum terpadu. Analisis lingkungan eksternal menyoroti peluang yang hadir sebagai kesadaran masyarakat akan pendidikan berkualitas dan dukungan kebijakan pemerintah, sementara ancaman meliputi persaingan ketat, perubahan kebijakan, penurunan minat baca akibat dominasi digital, dan kesenjangan sosial ekonomi orang tua. Implikasi dari analisis SWOT adalah perlunya perumusan strategi yang memanfaatkan kekuatan untuk meraih peluang, mengatasi kelemahan dengan peluang, menggunakan kekuatan untuk menghadapi ancaman, dan meminimalkan kelemahan untuk menghindari ancaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara modalitas internal dan responsivitas terhadap ekosistem eksternal menjadi kunci esensial bagi SD Muhammadiyah Plus Semarang untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui strategi adaptif dan terencana dalam mencapai keunggulan yang kompetitif.