Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Time Management dan Emotional Resilience terhadap Digital Burnout Generasi Z Pengguna TikTok Hapsari, Yuanka Siwi Pramudya; Rini, Amanda Pasca; Ariyanto, Eko April
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara time management dan emotional resilience dengan digital burnout pada Generasi Z pengguna media sosial TikTok. Generasi Z merupakan kelompok usia yang tumbuh dan berkembang seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi digital, sehingga memiliki intensitas penggunaan media sosial yang tinggi. TikTok sebagai salah satu platform media sosial paling populer menawarkan konten video singkat dengan algoritma personalisasi yang mendorong keterlibatan pengguna secara berkelanjutan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kelelahan psikologis yang dikenal sebagai digital burnout, yang ditandai dengan kelelahan emosional, kognitif, serta penurunan motivasi akibat paparan digital yang berlebihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 205 responden Generasi Z berusia 18–27 tahun yang merupakan pengguna aktif TikTok, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa skala digital burnout, skala time management, dan skala emotional resilience yang disusun dalam bentuk skala Likert serta telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda setelah memenuhi uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa time management dan emotional resilience secara simultan memiliki hubungan negatif dan signifikan dengan digital burnout. Secara parsial, kedua variabel independen juga berhubungan negatif signifikan dengan digital burnout, dengan emotional resilience memberikan kontribusi yang lebih dominan dibandingkan time management. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan mengelola waktu secara efektif serta ketahanan emosional yang baik berperan sebagai faktor protektif dalam mengurangi risiko digital burnout pada Generasi Z pengguna TikTok.