Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Implementasi Balanced Scorecard Terhadap Kinerja SDM Di Kantor Regional VI Makassar PT. Pos Indonesia Yarib, Yarib; Sambara, Kordiana; Rasinan, Djusniati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perspektif proses internal dan perspektif pembelajaran serta pertumbuhan dalam Balanced Scorecard terhadap kinerja sumber daya manusia di Kantor Regional VI Makassar PT Pos Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengukuran kinerja non-keuangan dalam organisasi jasa publik, khususnya Badan Usaha Milik Negara (BUMN), guna mendukung pencapaian tujuan strategis organisasi secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan primer melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh pegawai Kantor Regional VI Makassar PT Pos Indonesia sebanyak 40 pegawai yang ditetapkan sebagai sampel menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat SPSS untuk menguji pengaruh parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial perspektif proses internal dan perspektif pembelajaran serta pertumbuhan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja SDM, dengan nilai yang ditunjukkan signifikansi masing-masing 0,770 dan 0,070. Namun demikian secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja SDM dengan nilai F hitung 3,752 lebih besar dari F tabel 3,25 dengan nilai signifikansi 0,033. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokus pengukuran dua perspektif non-keuangan Balanced Scorecard pada unit regional BUMN jasa publik, yang menunjukkan bahwa kontribusi strategi organisasi terhadap kinerja SDM baru terlihat ketika indikator proses internal serta pembelajaran dan pertumbuhan diterapkan secara terpadu. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi manajemen regional dalam memperbaiki proses kerja, meningkatkan kompetensi pegawai, serta memperkuat implementasi Balanced Scorecard sebagai alat evaluasi kinerja strategis.