Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksplorasi Beban Ekonomi dan Strategi Coping Pekerja Milenial dan Generasi Z Di Kota Makassar Mildayanti, Mildayanti; Sudarmi, Sudarmi; Muhrami , Siti Nardiyah; Tahir, Sumiati; Amrullah, Asriyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5663

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi beban ekonomi yang dihadapi pekerja milenial dan Generasi Z di Kota Makassar serta strategi coping yang mereka terapkan dalam menghadapi tekanan finansial. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, penelitian ini melibatkan 24 informan yang terdiri dari 12 pekerja milenial (lahir 1981-1996) dan 12 pekerja Generasi Z (lahir 1997-2012) yang bekerja di berbagai sektor di Kota Makassar. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan analisis tematik. Perbedaan karakteristik coping antara milenial dan Generasi Z mencerminkan konteks sosio-historis yang membentuk masing-masing generasi, di mana milenial lebih berorientasi pada stabilitas jangka panjang sementara Generasi Z lebih agile dan adaptif terhadap perubahan. Namun, kedua generasi sama-sama menghadapi structural challenges yang memerlukan intervensi kebijakan di level makro, bukan hanya solusi individual.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja milenial dan Generasi Z menghadapi beban ekonomi yang signifikan, meliputi tingginya biaya hidup, tekanan untuk memenuhi gaya hidup digital, beban tanggungan keluarga, dan ketidakpastian ekonomi pasca-pandemi. Strategi coping yang diterapkan mencakup: (1) diversifikasi sumber pendapatan melalui pekerjaan sampingan dan freelance; (2) optimalisasi teknologi digital untuk pengelolaan keuangan; (3) pembentukan komunitas berbagi sumber daya; dan (4) penyesuaian ekspektasi gaya hidup. Temuan ini mengindikasikan perlunya kebijakan yang mendukung kesejahteraan ekonomi pekerja muda, termasuk peningkatan literasi keuangan, akses terhadap pekerjaan yang layak, dan sistem perlindungan sosial yang adaptif terhadap karakteristik generasi digital.