Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Khilafiyah dan Perbandingan Mazhab Saputra, Didit; Fatwa, Andi Muhammad; Arifin, Muhammad Riski; Amin, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5715

Abstract

Penelitian ini membahas khilafiyah dan perbandingan mazhab sebagai fenomena keilmuan sekaligus sosial dalam tradisi hukum Islam yang terus berkembang dari masa klasik hingga konteks masyarakat Muslim kontemporer saat ini. Kajian ini berangkat dari realitas bahwa perbedaan pendapat di kalangan ulama sering kali tidak dipahami secara metodologis, sehingga dalam praktik sosial justru memicu sikap saling menyalahkan, klaim kebenaran tunggal, dan konflik keagamaan di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hakikat khilafiyah, faktor-faktor penyebab terjadinya perbedaan pendapat, serta peran mazhab fikih dalam menjaga konsistensi dan validitas pengambilan hukum Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) melalui penelaahan sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan dengan konsep ikhtilaf, metodologi istinbath hukum, serta karakteristik mazhab-mazhab fikih. Data dianalisis menggunakan analisis isi dan pendekatan komparatif untuk mengidentifikasi perbedaan pemahaman terhadap nash Al-Qur’an dan hadis, variasi penerimaan riwayat, penggunaan perangkat metodologis seperti qiyas, ijma’, dan maslahah, serta pengaruh konteks sosial dan budaya terhadap proses ijtihad para ulama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mazhab bukan sekadar kumpulan pendapat hukum, melainkan sistem metodologis yang berfungsi menjaga keteraturan praktik keagamaan umat Islam secara berkelanjutan. Oleh karena itu, khilafiyah perlu dipahami sebagai kekayaan intelektual Islam yang harus disikapi dengan adab ilmiah, sikap toleran, dan orientasi pada persatuan umat Islam.