Pemanfaatan teknologi Computer-Assisted Translation (CAT) yang terintegrasi dengan Artificial Intelligence (AI) merupakan hal esensial dalam upaya mempromosikan destinasi pariwisata, seperti Desa Belitar Seberang yang telah meraih nominasi 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif dan melatih Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Belitar Seberang mengenai peran CAT, termasuk komponen inti seperti Translation Memory (TM) dan Neural Machine Translation (NMT), serta menekankan pentingnya peran manusia sebagai post-editor untuk menjamin kualitas terjemahan materi promosi. Metode yang digunakan adalah ceramah untuk penyampaian konsep dasar dan praktik langsung penggunaan alat CAT (seperti Trados, MemoQ, dan SmartCat). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sesi ceramah berhasil menanamkan pemahaman yang mendalam. Namun, implementasi praktik langsung menghadapi kendala teknis yang signifikan, termasuk gangguan jaringan listrik dan keterbatasan spesifikasi perangkat keras (laptop) milik anggota Pokdarwis. Meskipun tantangan infrastruktur dan perangkat ditemukan, tujuan utama kegiatan tercapai, yakni menegaskan bahwa kolaborasi antara kecepatan teknologi CAT dan kepekaan kultural Pokdarwis sebagai post-editor adalah kunci untuk menghasilkan terjemahan promosi yang akurat dan sesuai konteks. Sebagai tindak lanjut, direkomendasikan agar pendampingan ke depan difokuskan pada optimalisasi penggunaan alat CAT berbasis website yang lebih ringan dan penguatan keterampilan post-editing untuk mengatasi kendala teknis di lapangan.